Hadir di Desa Bungtiang, KKP UIN Mataram Dorong Transformasi Desa Digital Berkelanjutan

Barsela24news.com

Lombok Timur, NTB – Semangat membangun desa lewat teknologi hadir di Desa Bungtiang, Kecamatan Sakra Barat. Pemerintah desa secara resmi menerima kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram tahun 2026, Senin (6/7).
 
Upacara penerimaan berlangsung hangat di Aula Kantor Desa Bungtiang, dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, dosen pembimbing, serta puluhan mahasiswa yang siap mengabdi selama beberapa waktu ke depan.
 
Berbeda dengan pendekatan biasa, pengabdian tahun ini mengusung tema spesial: “Transformasi Desa Digital Berkelanjutan Menuju Masyarakat Sejahtera”. Fokus utamanya bukan hanya soal penggunaan alat canggih, tapi memastikan teknologi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga.
 
Kegiatan ini sejalan dengan upaya memperkuat Sistem Informasi Desa (SID), mempermudah pelayanan publik, serta mendorong kemandirian warga lewat akses informasi yang lebih luas.
 
Bawa Ide Segar untuk Kemajuan Desa
Kepala Desa Bungtiang, Lalu Huzaini, menyambut antusias kehadiran mahasiswa. “Kami sangat senang dan berterima kasih. Kami berharap adik-adik mahasiswa bisa membawa pandangan baru, membantu warga lebih paham dunia digital, dan bersama-sama kita percepat kemajuan Desa Bungtiang,” ujarnya.
 
Sementara itu, Ketua Pelaksana KKP UIN Mataram, Rangga Saputra, menegaskan pengabdian ini adalah bentuk kerja sama timbal balik, bukan sekadar memberi bantuan. “Kami datang untuk belajar bersama dan berkolaborasi. Teknologi harus menjadi alat yang membuat desa lebih maju, mandiri, dan kesejahteraan warga meningkat,” jelasnya.
 
Beragam Program Nyata untuk Warga
Selama bertugas di desa, mahasiswa akan menjalankan berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan warga:

• Pendampingan administrasi dan data digital pemerintahan desa
• Penguatan Sistem Informasi Desa agar pelayanan lebih cepat dan transparan
• Pelatihan literasi digital untuk anak muda, ibu rumah tangga, dan pelaku usaha
• Pendataan potensi desa untuk pengembangan ekonomi lokal
• Pendampingan UMKM desa agar bisa memasarkan produknya secara daring
 
Lewat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat luas, diharapkan Desa Bungtiang tak hanya berubah secara sistem, tapi juga siap melangkah sebagai desa digital yang mandiri dan sejahtera di masa depan.
 
 Laporan: Bagoes