Sumbawa NTB, 30 september 2026 - Ketua Ormas Pemuda Pancasila Kabupaten Sumbawa, Sahruddin Sandy LB, bersama jajaran pengurus pada hari ini mendampingi H. ZL melakukan konsultasi resmi ke Polres Sumbawa terkait isu yang beredar di masyarakat dan media tentang dugaan penganiayaan terhadap saudara Iwan yang mendampingi salah seorang calon TKI yang ingin berangkat ke Malaysia.
Sahruddin Sandy LB menyampaikan bahwa kehadiran Pemuda Pancasila adalah untuk memberikan pendampingan moral dan hukum serta memastikan persoalan ini diluruskan agar tidak menjadi fitnah dan pencemaran nama baik terhadap H. Zl
Kronologi Singkat Kejadian
Dijelaskan bahwa seorang calon TKI atas nama Rahmat yang hendak berangkat ke Malaysia mengajak pendampingnya bernama IW yang disebut-sebut sebagai Dosen di UNSA. Calon TKI tersebut datang ke rumah H. Zl karena terburu-buru ingin berangkat, namun tidak memahami prosedur dan proses resmi yang berlaku di perusahaan tempat mendaftar.
Seharusnya, calon TKI yang ingin berangkat ke Malaysia tersebut berhubungan langsung dengan sponsor atau perusahaan perekrut, bukan langsung mendatangi kediaman pribadi H. Zl dengan cara yang dinilai tidak sopan dan sembrono dalam mengurus persoalan. Akibat cara bertamu yang tidak sopan tersebut, terjadi cekcok yang kemudian persoalannya menjadi melebar di publik.
"Kami sangat menyayangkan cekcok tersebut terjadi. Ini murni kesalahpahaman prosedur. Seharusnya diselesaikan dengan komunikasi yang baik, bukan dengan menyebarkan berita yang seolah-olah H. Zl adalah pelaku kekerasan," tegas Sahruddin Sandy LB.
H. Zl Tegaskan Membela Diri dan Tuntut Balik. Dalam konsultasi di Polres Sumbawa, H. Zl menyampaikan beberapa poin tuntutan balik, yaitu:
1. Menuntut atas tindakan bertamu dengan tidak sopan ke rumahnya.
2. Menuntut balik atas laporan yang telah dimasukkan ke Polres oleh saudara R sebagai calon TKI dan saudara Iwan sebagai Dosen UNSA.
3. Menuntut atas dugaan pencemaran nama baik karena telah menyebarluaskan berita yang seakan-akan H. Zl adalah pelaku penganiayaan, padahal H. Zl hanya melakukan pembelaan diri atas ketidaksopanan dalam bertamu ke rumahnya.
Pelurusan Informasi
Perlu diluruskan bahwa H. ZL adalah penyalur tenaga kerja yang bekerja sama dengan H. N untuk merekrut pekerja kilang Malaysia. H. Zl bukan bagian dari PT. Bumi Mas Antar Nusa seperti yang dipublikasikan di media oleh saudara Iwan.
H. Zl adalah Ketua Asosiasi ASPATAKI yang bergerak membantu penyaluran tenaga kerja resmi untuk kebutuhan kilang di Malaysia melalui jalur yang legal dan prosedural.
Di akhir pernyataannya, Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Sumbawa, Sahruddin Sandy LB, meminta kepada semua pihak untuk tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada pihak kepolisian untuk diproses secara hukum yang adil, objektif dan transparan. (BR)
