Mataram, 25 Oktober 2026 - Situasi Kota Mataram dalam status DARURAT GENG MOTOR. Dalam satu malam, tercatat 4 kejadian aksi geng motor di 3 lokasi berbeda yang meresahkan warga.
Lokasi kejadian meliputi: Wilayah Punia, Depan Epicentrum Mall Mataram, dan Jalan Udayana.
Puncaknya terjadi di Jalan Udayana pada Sabtu dini hari 25 Oktober 2026 sekitar pukul 03.30 WITA, di mana 3 pemuda yang sedang mencari makan tiba-tiba diserang secara brutal.
Informasi ini disampaikan langsung oleh pihak keluarga korban.
KRONOLOGI 4 TKP DALAM 1 MALAM
Berdasarkan laporan warga dan keluarga korban, aksi geng motor semalam terjadi secara berpindah-pindah dan terorganisir:
1. TKP 1 - PUNIA: Sekelompok geng motor melakukan aksi konvoi dan intimidasi terhadap pengguna jalan.
2. TKP 2 & 3 - DEPAN EPICENTRUM MALL: Terjadi aksi kejar-kejaran dan penghadangan, membuat warga sekitar panik dan takut keluar rumah.
3. TKP 4 - UDAYANA (Paling Parah): 3 pemuda yang hanya ingin mencari makan malam menjadi korban kebrutalan. Tanpa sebab, mereka dipepet belasan motor knalpot brong dan langsung diserang menggunakan senjata tajam, gir modifikasi, dan balok kayu.
"Anak-anak kami cuma lapar mau cari makan, tidak ada masalah dengan siapa pun. Tiba-tiba diserang. Ini sudah sangat keterlaluan," ujar pihak keluarga.
KONDISI KORBAN
Akibat kejadian di Udayana, 3 korban berjatuhan:
- Korban 1: KOMA di ruang ICU, luka berat di kepala akibat sabetan sajam.
- Korban 2: KRITIS di rumah sakit, luka bacok di punggung dan tangan.
- Korban 3: Dirawat di rumah, mengalami trauma berat dan luka-luka.
Ketiga korban adalah warga biasa, bukan anggota geng manapun.
NARASI DARURAT
Pihak keluarga dan warga Mataram menilai kejadian semalam adalah bukti bahwa geng motor di Mataram sudah sangat merajalela dan tidak takut aparat.
Dalam satu malam 4 kejadian, artinya mereka berkeliling kota mencari korban. Hari ini 3 pemuda yang lagi cari makan, besok bisa anak kita, keluarga kita.
TUNTUTAN WARGA MATARAM
1. Mendesak Kapolda NTB dan Kapolresta Mataram segera nyatakan DARURAT GENG MOTOR dan bentuk Tim Gabungan Anti Geng Motor.
2. Segera tangkap pelaku di 4 TKP semalam: Punia, Depan Epic, dan Udayana. Bongkar markas dan ketua gengnya.
3. Lakukan razia besar-besaran setiap malam di Punia, Epicentrum, dan Udayana dari pukul 23.00 - 05.00 WITA.
4. Aktifkan kembali Pos Kamling dan penerangan jalan di titik-titik rawan.
IMBAUAN
Warga Mataram diminta untuk tidak keluar sendirian di atas jam 23.00 WITA, hindari nongkrong di pinggir jalan, dan segera lapor ke 110 jika melihat konvoi mencurigakan. (BR)
