HUT KE-81 KABUPATEN LOMBOK TENGAH: SEKJEN HANURA NTB YANUARIE ALPI, SE AJAK JADIKAN MOMENTUM PERKUAT SOLIDARITAS DAN PEMBANGUNAN BERKEADILAN

Barsela24news.com

Lombok Tengah NTB, 13 Oktober 2026 - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Yanuarie Alpi, SE, menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-81 Kabupaten Lombok Tengah.

Atas nama keluarga besar Partai Hanura NTB, saya Yanuarie Alpi, SE mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-81 untuk Kabupaten Lombok Tengah. 81 tahun adalah perjalanan panjang yang penuh makna. Lombok Tengah telah tumbuh menjadi kabupaten yang kuat, tangguh, dan menjadi kebanggaan NTB. Semoga di usia yang ke-81 ini, Lombok Tengah semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan pembangunannya semakin merata, ujar Yanuarie Alpi di Mataram, Senin (13/10/2026).

Yanuarie Alpi yang dikenal vokal dan dekat dengan rakyat ini mengatakan, Lombok Tengah memiliki peran yang sangat vital. Sebagai pusat Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Lombok Tengah adalah wajah pariwisata NTB di mata dunia. Namun di sisi lain, Lombok Tengah juga adalah daerah dengan basis pertanian, kebudayaan Sasak yang kuat, dan masyarakat yang religius.

Menurutnya, filosofi Tatas Tuhu Trasna yang menjadi motto daerah harus terus dihidupkan dalam setiap kebijakan pembangunan.

Tatas Tuhu Trasna itu bukan sekadar slogan. Tatas artinya tata kelola pemerintahan yang baik dan tertata. Tuhu artinya kesungguhan dan ketulusan dalam bekerja. Trasna artinya cinta dan kasih sayang kepada rakyat. Jika pemerintah bekerja dengan Tatas Tuhu Trasna, maka tidak akan ada rakyat yang tertinggal. Pembangunan harus dirasakan dari Praya hingga Pujut, dari Janapria hingga Batukliang Utara, tegasnya.

Dalam rilisnya, Sekjen Hanura NTB Yanuarie Alpi, SE menyoroti tiga hal penting yang menjadi perhatian Partai Hanura untuk Lombok Tengah ke depan.

Pertama, pemerataan ekonomi pariwisata. Ia berharap keberadaan KEK Mandalika dan Sirkuit Internasional Mandalika tidak hanya menguntungkan investor besar, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi pelaku UMKM, pedagang kecil, petani, nelayan, dan pemuda lokal. Hanura NTB mendorong agar pemerintah daerah memberikan ruang dan perlindungan yang lebih besar bagi produk lokal dan tenaga kerja lokal.

Jangan sampai masyarakat Lombok Tengah hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri. UMKM tenun Sukarara, keramik Banyumulek, kuliner Sasak, harus menjadi tuan rumah di Mandalika. Pemuda Loteng harus menjadi pelaku utama pariwisata, bukan sekadar pekerja musiman, ujarnya.

Kedua, penguatan sektor pertanian dan kesejahteraan petani. Lombok Tengah adalah salah satu lumbung pangan NTB. Yanuarie Alpi meminta pemerintah pusat dan daerah untuk lebih serius memperhatikan nasib petani, mulai dari jaminan ketersediaan pupuk bersubsidi, stabilitas harga gabah, perbaikan irigasi, hingga akses permodalan.

Ketahanan pangan adalah harga mati. Kalau petani Lombok Tengah sejahtera, maka NTB akan kuat. Hanura akan terus bersuara agar kebijakan pertanian lebih berpihak kepada petani kecil, bukan kepada tengkulak, imbuhnya.

Ketiga, pentingnya menjaga persatuan dan politik yang santun. Menjelang tahun politik, Yanuarie Alpi mengajak seluruh masyarakat Lombok Tengah untuk tetap menjaga kondusivitas, persaudaraan, dan tidak mudah terpecah belah oleh isu-isu yang memecah belah.

Di usia ke-81 ini, mari kita jaga persatuan. Lombok Tengah adalah rumah besar kita bersama. Beda pilihan politik itu biasa, tapi persaudaraan dan gotong royong harus tetap menjadi yang utama. Hanura NTB berkomitmen untuk menghadirkan politik yang hati nurani, politik yang santun, politik yang membawa solusi, bukan membawa perpecahan, jelasnya.

 Yanuarie Alpi, SE mengajak seluruh kader Hanura se-Lombok Tengah untuk turut serta memeriahkan HUT ke-81 dan terus hadir di tengah masyarakat.

Dirgahayu Kabupaten Lombok Tengah ke-81. Semoga Lombok Tengah semakin maju, berkeadilan, dan sejahtera. Tatas Tuhu Trasna untuk Lombok Tengah yang lebih baik, pungkas Yanuarie Alpi, SE.
(BR)
Tags