Klarifikasi Caleg Perindo (Royal Sembahulun) Atas Keributan Disalah Satu Tongkrongan Sembalun

Barsela24news.com


Lombok Timur - NTB |
Calon Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Lombok Timur Dapil 5 dari Partai Perindo (Royal sembalun) atau yang lebih sering disapa Royal mengungkapkan klarifikasinya pada Minggu, 08 Oktober 2023.

Dalm klarifikasinya pada Minggu malam itu dia berkat "kalau saya di katakan menyerang itu tidak benar, saya datang ke kedai tersebut mencari Leo sekaligus ketemu sama Rusmala terkait persoalan postingan di Facebook. Saya keberatan akibat mobil saya di posting karena saya anggap itu bagian dari provokasi yang dapat menimbulkan salah paham bagi pendukung dan simpatisan saya. Apalagi Leo adalah ponakan saya sehingga saya datang untuk memperingati dan memberi nasehat agar tidak melakukanya lagi".

"Kemudian dia melanjutkan "Kita bicara baik-baik tanpa ada nada yang tegang dana mengarah pada kericuhan. Bahkan saya menyampaikan bahwa saya tidak mungkin berbuat kekerasan kepada kalian karena ada yang paham hukum dan posisi saya".

"Sementara Rusamala dan leo masih blum dapat gantian berbicara tiba-tiba simpatisan saya datang. Melihat mereka mendekat saya memerintahkan teman saya ( Danil ) untuk mencegah mereka mendekat. Namun karena jumlahnya 3 orang sayapun bangun dan ikut mencegahnya mendekat serta saya ngajak pulang karena saya tidak mau ada keributan di tempat tersebut". 

"Disaat proses kami mau pulang, candra sempat menyampaikan kata-kata sambil jalan, kmudian di sambut oleh istri Rusmala. pada saat itulah kericuhan di mulai secara spontan dengan mengejar Rusmala, namun teman saya Danil menarik candra dan Talmizi mengalangi dari depan. Sementara Talmizi yang melindungi Korban justru terkena oleh lemparan saudara Rusmala yang memngakibatian bahunya luka. Selain itu talmizi juga kena pulul oleh teamn saya sendiri karena tidak saling kenal". 

"Sementara saya turun dari motor dan mulai melerai agar jangan sampai keributan itu berlanjut dan kawatir adanya korban serius. Ketika Rusmala kluar dari dapurnya dengan membawa sesuatu di belakang pinggangnya sayapun maju tanpa takut sedikitpun menyuruh rusmala mundur dan musuk kembali. Setelah itu situasi kondusif dan kamipun pulang, semebtara Danil dan Talmizi masih di rumahnya Rusmala".

"Kemudian tuduhan bahwa teman-teman membawa senjata juga harus dibuktikan kebenarannya agar kita tidak terkesan menuduh tanpa alat bukti yang akurat. Jangan sampai karena ingin menjatuhkan lawan politik lalu membuat cerita yang ngaur dan tidak mendasar. Ini terbukti dari cerita yang mengada-ngada, kemudian terkait saya mengancam, membakar kedainya dan cekcok sama istri yang bersangkutan merupakan bukti bahwa keteranganya bohong dan tidak sesuai fakta yang terjadi" Tutupnya. 

Sumber : Tim
(**)
Tags