"Pesan Besar, Aman Lebih Jelas!" – Satlantas Lotim Pasang Banner Khusus Hadapi Cuaca Buruk

Barsela24news.com
 
Lombok Timur, NTB – Cuaca buruk yang mengguyur wilayah Nusa Tenggara Barat khususnya Lombok Timur meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Menjawab kondisi tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Timur bergerak cepat dengan menghadirkan sistem peringatan dini yang berbeda di titik-titik rawan kecelakaan. Pada Selasa (27/1/2026) 
 
Kasat Lantas Polres Lombok Timur, AKP Abdul Rachman, mengungkapkan bahwa pihaknya fokus pada pemasangan banner imbauan semi-permanen yang dirancang agar mudah dibaca dan tahan banting cuaca. Berbeda dengan baliho konvensional yang seringkali penuh dengan detail, banner baru ini mengedepankan kesederhanaan.
 
"Tidak perlu banyak foto atau tulisan kecil yang susah dibaca saat berkendara. Kami fokus pada pesan singkat dengan huruf besar yang mencolok – jadi saat pengendara lewat titik satu, dua, tiga, mereka langsung teringat untuk waspada," jelas AKP Abdul Rachman.
 
Hingga saat ini, sebanyak 6 banner sudah terpasang di lokasi strategis yang pernah menjadi lokasi kecelakaan, antara lain Sikur, Labuhan Haji, Jenggik, Sambelia, Masbagik, dan Sembalun – dari target total 20 unit yang akan dipasang.
 
Upaya preventif ini bukan hanya tanggung jawab Satlantas saja. Tim kerja bergandengan tangan dengan Forum Komunikasi Lalu Lintas yang terdiri dari Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Jasa Raharja, hingga pihak swasta seperti ATPM Honda. Bahkan, warga setempat juga dilibatkan untuk menjaga keutuhan banner.
 
"Masyarakat merasa memiliki, jadi jika ada kerusakan mereka langsung melapor. Kami ingin semua bahu-membahu dalam menjaga keselamatan jalan," tambahnya.
 
Tak hanya itu, ada rencana untuk memanfaatkan plang reklame pemerintah yang sedang kosong sebagai ruang tambahan untuk menyebarkan pesan keselamatan.
 
Menghadapi kondisi jalan yang licin dan potensi pohon tumbang akibat cuaca ekstrem, AKP Abdul Rachman memberikan imbauan tegas: "Cek kelayakan kendaraan sebelum berangkat. Jangan paksa berkendara jika ban sudah aus, dan jangan sungkan untuk menunda perjalanan jika cuaca benar-benar tidak mendukung – keselamatan adalah prioritas utama."
 
Sementara itu, program "Poros Polres" tetap berjalan dengan kegiatan edukasi melalui Unit Kamsel dan penegakan hukum melalui Unit Turjawali, menunggu direktif resmi dari pimpinan Polri.
 
"Kami ingin setiap orang yang melintas di jalanan Lombok Timur merasa diperhatikan dan selalu ingat untuk berhati-hati," tutup AKP Abdul Rachman.

Laporan : Bagoes