Belum Sebulan Jadi Plt Ketua, Eddy Sophiaan Kebut 26 Kelas Muaythai NTB di Porprov

Barsela24news.com

MATARAM, NTB, 18 April 2026 - Persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB terus dikebut oleh pengurus Muaythai Indonesia (MI) NTB. 

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua MI NTB, Eddy Sophiaan, menegaskan pihaknya bergerak cepat guna memastikan seluruh kebutuhan teknis dan administrasi pertandingan dapat rampung tepat waktu.

Eddy mengungkapkan, pihaknya baru saja mengikuti rapat koordinasi bersama KONI NTB terkait kesiapan Porprov. Meski dirinya belum genap satu bulan menjabat sebagai Plt Ketua, ia memastikan langsung tancap gas dalam membenahi persiapan organisasi maupun pembinaan atlet.

“Waktu kita sangat terbatas. Karena itu, saya mendorong seluruh atlet yang sudah terdaftar di masing-masing kelas untuk ikut bertanding di Porprov. Ini penting untuk menjaga jam terbang dan meningkatkan prestasi mereka,” ujarnya, Sabtu (18/4).

Kemajuan MI NTB di bawah arahan Eddy Sophiaan mulai terlihat dalam sebulan terakhir._ Pendataan atlet di 10 kabupaten/kota sudah rampung 90%, termasuk verifikasi lisensi pelatih dan wasit daerah. Selain itu, MI NTB juga berhasil mengaktifkan kembali 3 pengkab yang sebelumnya vakum, yaitu Lombok Utara, Dompu, dan Bima. Langkah ini dinilai krusial untuk memperluas basis atlet dan memastikan 26 kelas Porprov benar-benar kompetitif.

Terkait arahan teknis, Eddy Sophiaan menginstruksikan tiga hal utama ke seluruh jajaran:

Pertama, semua pengkab/pengkot wajib mengirim atlet di kelas yang sudah didaftarkan, tanpa ada kelas yang kosong.

Kedua, pelatih diminta fokus pada peningkatan kondisi fisik dan mental tanding atlet selama tiga hari tersisa jelang penutupan entry by name.

Ketiga, perangkat pertandingan dari MI NTB harus sudah standby di Teras Udayana H-2 untuk gladi bersih venue.

“Saya tidak mau dengar alasan. Target kita jelas, 26 kelas harus terisi dan pertandingan berjalan sesuai standar PB MI,” tegasnya.

Rencananya, cabang olahraga Muaythai akan mempertandingkan seluruh nomor di Teras Udayana. Hingga saat ini, proses entry by name dan entry by number sebagian besar telah rampung. Dari total 26 kelas yang direncanakan, sebanyak 20 kelas sudah terisi, sementara enam kelas lainnya masih dalam proses pengisian.

“Kami masih punya waktu tiga hari ke depan untuk melengkapi entry by name, mulai Senin hingga Rabu. Harapannya, semua 26 kelas bisa terisi dan dipertandingkan,” jelasnya.

Selain itu, Eddy juga memastikan tidak ada kendala berarti dalam proses persiapan sejauh ini. Komunikasi dan koordinasi dengan KONI NTB disebut berjalan lancar.

Untuk mematangkan kesiapan, pihaknya juga akan mengundang seluruh pengurus kabupaten/kota Muaythai se-NTB pada pekan depan. Pertemuan tersebut akan membahas secara detail kesiapan teknis pelaksanaan Porprov, termasuk agenda organisasi lainnya.

“Dengan waktu yang sangat mepet, kami harus bergerak cepat. Minggu depan semua perangkat akan kami kumpulkan untuk memastikan kesiapan benar-benar maksimal,” tegasnya.

Eddy menutup dengan menegaskan semangat dan komando organisasi. Sesuai arahan PB MI: Salam Olahraga… JAYA! Muaythai Indonesia… MENYALA! Prinsipnya satu: LANYALA… SATU KOMANDO!

Untuk MI NTB, Eddy menggaungkan jargon tempur: MI NTB… TARUNG, MENANG, MENDUNIA!

“Porprov ini bagian upaya menjaring atlet untuk persiapan PON 2028 dan PON Bela Diri di Sulawesi Utara. Kita tarung di daerah, menang untuk NTB, target kita mendunia,” tutupnya.  (BR)
Tags