Mafia Tambang Emas Ilegal Kecamatan Babahrot bak Film Kartun Avatar "The Last Air Bender" ‎

Barsela24news.com

 

Abdul Razak, ST, Pemerhati Sosial


Opini: Oleh Abdul Razak, ST Pemerhati Sosial

‎Keluarnya harta karun dari dalam tanah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) saat ini mengisahkan cerita panjang, mimpi bongkahan emas dimuntahkan oleh perut bumi Gampong Alue Peunawa dan Gampong Blang Dalam Kecamatan Babahrot semakin menarik perhatian masyarakat.

‎Akan tetapi setiap episode mengisahkan berbagai dilema besar atas tambang milik masyarakat tersebut, siapa sebenarnya pemain yang bermain ?

‎kenapa rejeki yang keluar didepan mata harus diambil dan dinikmati dengan cara yang salah ?

‎Belum lagi dugaan ada oknum penerima upeti setiap hari, aparat hukum di tuduh terlibat, pemerintah daerah anggap lalai dan sebagainya.

‎Sayang sungguh sayang, bak film Avatar "the Last Air Bender", kisah heroik para mafia yang bermain di Tambang ilegal ternyata memiliki bagian kelompok tersendiri yang menguasai proses tumbuhnya isu jalur kiri di bagian pemberitaan.

‎Semakin menarik rupanya, kita menemukan beberapa tokoh intelektual menguasai sebuah elemen demi memuluskan bisnis tersebut, mereka dianggap sebagai pengendali pada bidang tertentu. berikut beberapa tipe  dilihat sudut kepentingan:

Earth Bender‎ istilah Pengendali Tanah, tentu peran tersebut di prakarsai oleh Pemilik lahan atau penggali lobang, pemecah batu, serta para pekerja yang melansir, kemampuan mereka mengolah material dari hasil galian untuk di jadikan bahan baku sehingga berbentuk emas.

‎Berbicara bahan baku tentu tidak semudah itu menjadi emas, mereka juga membutuhkan bahan tambahan seperti zat kimia, berbagai cara dilakukan agar olahan tanah dan batu menjadi emas, meskipun di dapatkan melalui cara ilegal, disana mereka harus bekerja sama dengan pengendali air.

‎Water Bender istilah Pengendali Air, mereka spesialis dalam mengendalikan bisnis air keras, seperti Sianida / CaCN beserta campuran kalsium oksida (kapur), air Raksa atau Merkuri, Air Raja (Aqua Regia) dan Borak (Natrium Borat), sebagian menjadi pengendali minyak BBM atau Solar, kelompok ini bekerja terpisah, berperan dari belakang layar tetapi mudah di deteksi.

‎Kemudian ada kelompok Lord Air Bender atau pengendali Udara, istilah yang dipakai sebagai penguasa grup dan organisasi tertentu mengendalikan urusan administrasi bahkan informasi, mereka berkoordinasi dengan pemangku kebijakan setempat seperti kepala Desa atau Keuchik Gampong.

‎Pekerjaan ini terorganisir dengan baik, setiap pengendali tanah wajib memberikan retribusi khusus kepada mereka yang kemudian menjadi isu mengaliri setoran, aturan ini dimainkan secara tertutup, sebagian mengklaim mereka di backing oleh Negara Api.

‎Pertanyaannya, siapa yang berkuasa di Negara Api?, dari mana mereka berasal?

‎Apa itu Api? pengguna senjata api kah ia ? terus, Kenapa di dalam sebuah Negara Kesatuan Republik Indonesia ini ada Negara lagi? dibawah pemerintahan ada pengendali lagi?

‎Bisakah kemudian tambang emas itu kita jadikan sebuah kisah seperti film kartun?


Laporan : Tim