Mataram, 6 Mei 2026 - Musyawarah Provinsi Luar Biasa Muaythai NTB resmi digelar hari ini di Mataram dan menandai dimulainya era baru pembinaan Muaythai di Bumi Gora. Forum tertinggi ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah, aparat keamanan, dan induk organisasi pusat.
Hadir sebagai tamu kehormatan: Sekda NTB H. Abul Chair, S.H., M.H. mewakili Pemprov NTB, Kapten Arhahanud Satria Jaya mewakili Danrem 162/WB NTB, M. Baejuli mewakili Polda NTB, serta Nurdin Longgare selaku perwakilan PB Muaythai Indonesia.
Seluruh pengurus kabupaten/kota se-NTB hadir dan secara aklamasi kembali mempercayakan kepemimpinan kepada Eddy Sophiaan, ST sebagai Ketua Muaythai NTB.
“Saya selalu merasa senang berada di tengah atlet Muaythai yang penuh semangat dan juara. Olahraga membentuk generasi yang disiplin dan membentuk mental atlet. Muaythai bukan cuma soal pukulan dan tendangan. Ini sekolah karakter. Delapan senjata, satu hati, nol kata menyerah,” tegas Eddy Sophiaan, ST usai dikukuhkan di hadapan Sekda NTB Abul Chair, Kapten Arhahanud Satria Jaya, M. Baejuli, dan Nurdin Longgare.
Didampingi Sekda NTB Abul Chair, beliau menyampaikan 3 pesan motivasi untuk seluruh keluarga besar Muaythai NTB:
1. Mimpi Besar Lahir dari Kerja Keras Kecil. Emas di PON atau Asia berawal dari latihan rutin di gym sederhana Lombok, Sumbawa, Bima, Dompu. Setiap tetes keringat hari ini adalah cicilan menuju podium besok.
2. Karakter Lebih Penting dari Sabuk Juara, Kami ingin atlet Muaythai NTB dikenal bukan hanya karena pukulannya keras, tapi karena sikapnya mulia. Hormat kepada lawan, patuh pada pelatih, dan menjaga nama baik daerah.
3. Naik Ring Untuk NTB, Bukan Untuk Diri Sendiri, Saat sarung tangan terpasang, yang kau bawa adalah nama Bumi Gora. Bertarunglah untuk daerahmu.
Sekda NTB Abul Chair menegaskan Pemprov NTB siap mendukung penuh. “Pemerintah Provinsi NTB percaya Muaythai bisa jadi jalan pembinaan karakter pemuda. Kami akan dukung program yang melahirkan atlet berprestasi sekaligus berakhlak,” ujarnya.
Nurdin Longgare mewakili PB MI menambahkan: “NTB punya potensi besar. Dengan kepemimpinan Pak Eddy dan dukungan daerah, saya yakin NTB akan jadi lumbung atlet Muaythai nasional. PB MI siap kawal penuh.”
Musprovlub 2026 ditutup satu tekad: Muaythai NTB tidak lagi jadi penonton. Kami datang untuk bersaing. Kami datang untuk menang. Dari Bumi Gora, lahir para jawara. (BR)
