Sembalun, Lombok Timur – Selasa 2 Juni 2026 Kebakaran terjadi di kawasan perbukitan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran masyarakat mengingat kawasan Sembalun merupakan salah satu destinasi wisata alam unggulan yang berada di kaki Gunung Rinjani dan memiliki ekosistem savana yang rentan terbakar saat musim kemarau.
Api dilaporkan membakar vegetasi berupa ilalang, semak belukar, dan rerumputan kering yang dengan cepat menjalar akibat kondisi cuaca panas serta hembusan angin yang cukup kencang.
Warga setempat bersama unsur TNI, Polri, petugas kehutanan, relawan, dan pihak terkait bergerak cepat melakukan upaya pemadaman guna mencegah api meluas ke area lain yang lebih luas.
Kebakaran lahan dan savana di kawasan Sembalun bukan kali pertama terjadi. Sejumlah peristiwa serupa pernah terjadi di beberapa bukit wisata, termasuk Bukit Anak Dara yang mengalami kebakaran besar hingga menghanguskan ratusan hektare lahan.
Peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.
Masyarakat dan para pendaki diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti menyalakan api unggun tanpa pengawasan, membuang puntung rokok sembarangan, maupun meninggalkan bara api di kawasan perbukitan.
Kesadaran bersama sangat dibutuhkan untuk menjaga kelestarian alam Sembalun yang menjadi salah satu ikon wisata alam Nusa Tenggara Barat.
Pemerintah dan instansi terkait diharapkan terus memperkuat pengawasan, patroli, serta edukasi kepada masyarakat dan wisatawan agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan mengancam kelestarian lingkungan di kawasan Sembalun.
Laporan: Bagoes
