MEULABOH – Perkumpulan Masyarakat Abdya (PERMADYA) Meulaboh resmi mewacanakan agenda besar berupa Silaturahmi Akbar Keluarga Besar Masyarakat Abdya se-Aceh Barat sekaligus Rapat Besar PERMADYA Meulaboh.
Demi menyukseskan rencana tersebut, organisasi paguyuban perantau asal Aceh Barat Daya (Abdya) ini langsung bergerak cepat dengan membentuk kepanitiaan khusus dalam sebuah pertemuan yang berlangsung pada malam Senin, 7 Juni 2026.
Rapat yang diselenggarakan di kediaman Ketua PERMADYA Meulaboh, T. Baswedan, S.H., M.Kn., ini diawali dengan agenda pembubaran panitia Penyambutan Jemaah Haji asal Abdya yang telah sukses dilaksanakan pada 16 Mei lalu, yg kepanitiaannya diketuai oleh Musriadi, Sekretaris M Fawazul Alwi, dan Bendahara Tgk M Nasir.
Usai pembubaran panitia lama, forum langsung melangkah ke agenda utama yaitu pembentukan struktur kepanitiaan baru untuk mengawal berjalannya Silaturahmi Akbar dan Rapat Besar.
Berdasarkan hasil musyawarah mufakat, posisi Ketua Panitia dipercayakan kepada Fazli Yudillah, S.T. (Toke Ali Meureubo 99 Steel). Ia akan didampingi oleh M. Fawazul Alwi yang ditunjuk sebagai Sekretaris, dan Tgk. M. Nasir yang mengemban amanah sebagai Bendahara.
Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran pengurus teras PERMADYA Meulaboh, di antaranya Sekretaris Jenderal Darmi, S.Hut., M.T., Humas Amrijal, serta Ketua PHBI Tgk. Taufiq HS, S.Pd. Tak ketinggalan, tokoh pemuda sekaligus pengusaha, Arsan Yoe Nanda, S.Psi., M.Si., Wadanpos TNI AL, Bapak Sumardi, juga tampak hadir di lokasi dan ikut memberikan dukungan serta sumbangsih pemikiran demi kelancaran acara berskala besar tersebut.
Ketua PERMADYA Meulaboh, T. Baswedan, S.H., M.Kn., mengungkapkan harapan besarnya agar kepanitiaan yang baru terbentuk ini dapat solid dalam bekerja sehingga mampu mewujudkan acara tersebut dengan matang. Ia menegaskan bahwa esensi utama dari rencana besar ini adalah sebagai wadah pemersatu yang kuat untuk mempererat tali silaturahmi di antara sesama perantau asal bumi Breuh Sigupai yang saat ini berdomisili di Aceh Barat.
(Muhammad Fawazul Alwi)
