TALIWANG, KSB, 8 Agustus 2026 -Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rarak Ronges, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyerukan komitmen bersama untuk mewujudkan Pilkades yang aman, tertib, jujur dan damai.
Seruan ini disampaikan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan pesta demokrasi di tingkat desa berjalan kondusif tanpa menimbulkan gesekan sosial di tengah masyarakat.
Sebagai lembaga yang mengemban fungsi pengawasan demokrasi desa, BPD Rarak Ronges bersama Panitia Pemilihan tingkat desa memastikan seluruh tahapan Pilkades, mulai dari administrasi hingga logistik pemungutan suara, berjalan secara transparan, adil, dan netral bagi seluruh bakal calon kepala desa.
Langkah persuasif ini dinilai krusial mengingat Desa Rarak Ronges berada di wilayah dataran tinggi dengan ikatan kekeluargaan dan kekerabatan antarwarga yang sangat erat. Potensi polarisasi akibat perbedaan pilihan politik menjadi atensi utama yang diantisipasi melalui sosialisasi dan pendekatan kekeluargaan secara berkala.
Ketua BPD Rarak Ronges, Ikhsan Jayadi, menegaskan bahwa menjaga stabilitas dan keamanan desa merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.
> "Pilkades ini adalah momentum untuk memilih pemimpin terbaik yang akan menakhodai kemajuan Desa Rarak Ronges. Oleh karena itu, saya mengimbau dan mengajak seluruh warga, simpatisan, hingga para calon kepala desa untuk mengutamakan politik yang santun. Mari kita jadikan Pilkades ini sebagai ajang adu gagasan dan visi-misi, bukan ajang saling menjatuhkan," ujar Ikhsan Jayadi.
Ia juga mengingatkan bahwa kontestasi politik hanya berlangsung sementara, sementara hubungan persaudaraan di desa berlangsung selamanya.
> "Siapa pun yang terpilih nanti, itu adalah kemenangan seluruh masyarakat Desa Rarak Ronges. BPD akan mengawal penuh agar proses ini berjalan jujur, adil, dan netral. Pilihan boleh berbeda di bilik suara, tetapi setelah itu kita harus kembali bersatu bahu-membahu membangun desa tercinta ini. Jangan biarkan isu hoaks atau provokasi merusak tatanan kedamaian yang sudah kita rawat bersama," tegasnya.
BPD Rarak Ronges mengajak seluruh tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusifitas desa serta menolak segala bentuk provokasi, ujaran kebencian, dan berita bohong yang dapat memecah belah persatuan. (BR)
