KEJUARAAN NASIONAL MUAYTHAI DI BEKASI, ATLIT NTB DAN PENGURUS TAMPIL SERIUS. KONI NTB DINILAI KURANG DUKUNGAN DIBANDING PROVINSI LAIN

Barsela24news.com

Bekasi, 8 Agustus 2026 - Kontingen Nusa Tenggara Barat kembali mengikuti Kejuaraan Nasional Muaythai yang berlangsung di Bekasi. Para atlet dan pengurus Muaythai NTB hadir dengan persiapan maksimal dan semangat tinggi untuk mengharumkan nama daerah. Namun di tengah keseriusan itu, muncul sorotan terhadap minimnya dukungan dari KONI NTB.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Muaythai Kabupaten Sumbawa, Syahruddin Sandi L.B, yang menyaksikan kejuaraan nasional ini secara langsung di Bekasi.

"Saya melihat sendiri bagaimana atlet-atlet kita bertanding dengan semangat luar biasa. Pengurus juga bekerja keras mengurus keberangkatan, akomodasi, dan teknis pertandingan. Tapi jujur, saya merasa iri melihat dukungan KONI provinsi lain kepada cabang olahraga mereka. Sangat jauh berbeda dengan KONI NTB," ujar Syahruddin Sandi L.B, Jumat 8 Agustus 2026.

ATLET DAN PENGURUS MUAYTHAI NTB SANGAT SERIUS

Menurut Syahruddin, kesiapan kontingen Muaythai NTB tidak perlu diragukan. Sejak jauh hari, pengurus Muaythai di kabupaten/kota telah melakukan seleksi, pemusatan latihan, dan pemberangkatan atlet dengan biaya mandiri maupun dukungan terbatas dari pihak swasta dan orang tua atlet.

"Anak-anak ini berangkat dengan tekad membawa nama NTB. Mereka latihan pagi sore, jaga pola makan, dan siap bertarung di level nasional. Pengurus juga turun langsung mendampingi. Ini bentuk keseriusan kami," jelasnya.

Ia menambahkan, Muaythai merupakan salah satu cabang bela diri yang terus berkembang di NTB dan sudah melahirkan banyak atlet potensial. Namun potensi itu tidak akan maksimal jika tidak diimbangi dengan dukungan kelembagaan olahraga di tingkat provinsi.

KONI NTB DINILAI LEMAH DUKUNGAN

Syahruddin menyayangkan sikap KONI NTB yang dinilai tidak hadir dan tidak memberikan dukungan nyata kepada kontingen yang bertanding di kejuaraan nasional.

"KONI NTB jangankan melepas atlet secara resmi, menyapa saja sangat sungkan. Tidak ada kehadiran, tidak ada motivasi, tidak ada bentuk dukungan. Padahal ini Kejuaraan Nasional. Beda sekali dengan KONI provinsi lain yang melepas, hadir, memberi atribut, bahkan menyiapkan bonus jika atlet berprestasi," katanya.

Ia mencontohkan beberapa provinsi lain yang terlihat sangat mendukung cabang olahraga bela diri. Mulai dari pelepasan resmi oleh Ketua KONI, pemberian seragam, hingga pendampingan langsung oleh pengurus KONI selama kejuaraan berlangsung.

"Lihat KONI Jawa Barat, Jawa Timur, DKI. Mereka hadir, memberi semangat, dan bangga dengan atletnya. Kami di NTB justru merasa seperti berjuang sendiri. Padahal atlet ini membawa nama NTB, bukan nama pribadi," tegasnya.

DAMPAK KURANGNYA DUKUNGAN

Minimnya dukungan dari KONI NTB, kata Syahruddin, berdampak langsung pada mental atlet dan keberlangsungan pembinaan. Atlet merasa kurang dihargai, pengurus kewalahan secara pembiayaan, dan pembinaan jangka panjang menjadi tidak menentu.

"Kalau begini terus, bagaimana kita bisa bicara prestasi. Bagaimana kita mau target PON. Atlet butuh rasa memiliki dari induk organisasinya. Kalau tidak ada dukungan, mereka bisa patah semangat," ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa Muaythai sudah diakui sebagai cabang olahraga prestasi dan memiliki potensi besar untuk menyumbang medali di tingkat nasional maupun multi event.

KEPADA KONI NTB DAN PEMERINTAH DAERAH

Melalui rilis ini, Muaythai Kabupaten Sumbawa menyampaikan harapan agar KONI NTB segera berbenah dan memberikan perhatian yang sama kepada semua cabang olahraga, tidak terkecuali Muaythai.

"Kami tidak minta yang berlebihan. Cukup hadir, beri semangat, beri dukungan administrasi dan pembinaan. Hargai kerja keras atlet dan pelatih. Jangan biarkan kami merasa seperti anak tiri di rumah sendiri," harap Syahruddin.

Ia juga mengajak Pemerintah Provinsi NTB dan DPRD NTB untuk ikut mengawasi kinerja KONI agar anggaran dan program pembinaan benar-benar dirasakan oleh cabang olahraga.

"Prestasi tidak lahir dari semangat saja. Prestasi lahir dari sistem, dukungan, dan keberpihakan. Tolong KONI NTB buktikan bahwa NTB serius membangun olahraga," tutupnya.

TENTANG MUAYTHAI KABUPATEN SUMBAWA

Muaythai Kabupaten Sumbawa terus aktif melakukan pembinaan usia dini hingga senior. Beberapa atlet binaan telah mengikuti kejuaraan daerah, regional, dan nasional. Pengurus berkomitmen menjaga semangat atlet meskipun menghadapi keterbatasan.
(BR)
Tags