ACEH BARAT DAYA | Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Advokasi Keadilan Aceh (YLBH-AKA) mendesak Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat Daya (Abdya) untuk mengusut tuntas kasus hilangnya seorang warga Gampong Teladan Jaya Kecamatan Babahrot, yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Direktur YLBH-AKA, Rahmat, S.Sy., CPCLE, mengatakan pihaknya menerima pengaduan dari keluarga korban terkait peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan keluarga, korban dilaporkan menghilang sejak 28 Juli 2026 setelah meminjam sepeda motor milik pemilik toko tempat korban bekerja untuk menyetor uang.
"Kasus ini telah menimbulkan keresahan yang mendalam bagi keluarga. Karena itu kami meminta aparat kepolisian bekerja secara maksimal untuk mengungkap fakta di balik hilangnya korban," ujar Rahmat, Senin (3/8/2026).
Menurut keterangan keluarga yang disampaikan kepada YLBH-AKA, pada 29 Juli 2026, sepupu korban mendatangi lokasi tempat korban biasa bekerja. Saat tiba di lokasi, pemilik toko disebut telah lebih dulu berada di sana dan menanyakan keberadaan korban. Namun, sepupu korban mengaku tidak mengetahui di mana korban berada.
Selanjutnya, pada 31 Juli 2026, keluarga secara resmi membuat laporan kehilangan ke Polres Aceh Barat Daya agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
YLBH-AKA meminta penyidik segera memeriksa seluruh saksi yang terakhir melihat korban, termasuk pihak-pihak yang mengetahui saat korban meminjam sepeda motor sebelum dinyatakan hilang.
Selain itu, pihak keluarga juga menyampaikan kepada YLBH-AKA bahwa sekitar dua minggu sebelum korban menghilang, terdapat beberapa toko yang disebut berpindah tanpa adanya penjelasan yang diketahui keluarga. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bahan pendalaman dalam proses penyelidikan.
Rahmat berharap kepolisian dapat mengusut perkara ini secara profesional, transparan, dan menyeluruh sehingga keberadaan korban dapat segera diketahui serta memberikan kepastian hukum dan ketenangan bagi keluarga.
"Kami berharap Polres Aceh Barat Daya segera mengungkap kasus ini hingga tuntas. Keluarga korban saat ini sangat berharap adanya titik terang atas hilangnya anggota keluarga mereka," tutup Rahmat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Aceh Barat Daya mengenai perkembangan penyelidikan kasus tersebut.
Laporan : Redaksi

