Sumbawa Besar, NTB - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar rangkaian road show konsolidasi organisasi dan penguatan ideologi partai di wilayah Pulau Sumbawa. Road show yang berlangsung selama tiga hari ini menyasar lima DPC strategis, yakni Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima.
Rangkaian kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPW PKB NTB, H. Lalu Hadrian Irfani, ST., M.Si., yang akrab disapa H. Lalu Ari. Ia juga merupakan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi PKB yang membidangi Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Kepemudaan dan Olahraga. Turut mendampingi dalam road show ini Sekretaris Wilayah DPW PKB NTB H. Agus Jasmani, S.IP, jajaran Pengurus DPW, Ketua dan Pengurus DPC PKB Kabupaten Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima, anggota DPRD dari Fraksi PKB, Badan Otonom Partai, serta kader dan simpatisan.
Pada sambutannya di setiap DPC, H. Lalu Hadrian Irfani menegaskan bahwa road show ini memiliki makna yang jauh lebih besar dari sekadar kunjungan organisasi. Menurutnya, ini adalah ikhtiar untuk memastikan denyut nadi perjuangan PKB benar-benar hidup hingga ke tingkat paling bawah, yakni ranting dan anak ranting, serta memastikan PKB hadir sebagai solusi atas persoalan rakyat.
"Pulau Sumbawa adalah pilar penting PKB NTB. Sejarah PKB di Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima adalah sejarah perjuangan ulama, guru ngaji, petani, nelayan dan masyarakat kecil. Kami datang bukan untuk seremonial, kami datang untuk mendengar, menyapa, dan menguatkan. Target kita jelas dan terukur, struktur harus 100 persen terbentuk hingga anak ranting, kader harus terdata dan terlatih, dan pada Pemilu 2029, PKB harus menjadi partai pemenang di Pulau Sumbawa," tegas H. Lalu Hadrian Irfani di hadapan kader PKB Sumbawa Besar.
ROAD SHOW HARI PERTAMA: SUMBAWA BARAT DAN SUMBAWA
Di Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Sumbawa, agenda diawali dengan pengukuhan pengurus DPC masa bakti 2026-2031, konsolidasi internal, dialog kebangsaan bersama tokoh agama dan tokoh adat, serta temu kader militan. Di KSB, Ketua DPW mengapresiasi semangat kader yang menargetkan tiga kursi DPRD dan menyiapkan kader untuk Pilkada. H. Lalu Ari menyoroti pentingnya Sumbawa sebagai lumbung pangan dan budaya. Ia berkomitmen melalui Komisi X DPR RI untuk memperjuangkan akses pendidikan yang lebih adil bagi anak-anak petani dan nelayan di Sumbawa, serta penguatan Dana Abadi Kebudayaan untuk menjaga tradisi dan tenun khas Sumbawa.
"Kami mencatat aspirasi dari kader dan masyarakat Sumbawa dan Sumbawa Barat terkait masih banyaknya anak yang terkendala biaya kuliah dan infrastruktur sekolah yang belum memadai. Ini menjadi catatan perjuangan kami di Senayan. PIP, KIP Kuliah, dan beasiswa afirmasi untuk wilayah 3T akan terus kami kawal," ujarnya.
ROAD SHOW HARI KEDUA: DOMPU
Perjalanan dilanjutkan ke Kabupaten Dompu, yang dikenal sebagai Bumi Nggahi Rawi Pahu. Di Dompu, Ketua DPW PKB NTB disambut hangat oleh jajaran DPC dan ribuan kader. Di Dompu, H. Lalu Ari menekankan pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan berbasis jagung dan peternakan, serta pentingnya menjaga identitas keislaman yang moderat dan toleran yang menjadi ciri khas PKB.
"Dompu memiliki potensi luar biasa. PKB tidak boleh hanya datang saat pemilu. PKB harus hadir saat petani jagung kesulitan pupuk, saat peternak butuh pendampingan, saat guru honorer butuh kepastian status. Itulah politik kehadiran yang selalu ditekankan Gus Muhaimin Iskandar, Ketua Umum DPP PKB," kata Lalu Ari.
ROAD SHOW HARI KETIGA: KABUPATEN BIMA DAN KOTA BIMA
Puncak road show dilaksanakan di Kabupaten Bima dan Kota Bima. Di Bima, konsolidasi dipusatkan dengan agenda Orientasi Politik, Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab), dan pengukuhan pengurus anak ranting. Suasana kebatinan dan semangat kebangkitan terasa kuat. H. Lalu Ari mengajak seluruh kader Kabupaten Bima dan Kota Bima untuk menjadikan momentum ini sebagai titik balik kebangkitan PKB di Bima.
"Bima adalah tanah para pejuang. Semangat Dou Mbojo yang tangguh harus menjadi semangat PKB. Dari Bima kita belajar tentang keteguhan memegang prinsip. PKB adalah partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama, dari pesantren, untuk menjaga NKRI dan membela wong cilik. Di Kabupaten Bima dan Kota Bima, kita buktikan PKB solid, PKB besar, dan PKB siap menang," tegasnya disambut tepuk tangan riuh kader.
TIGA FOKUS PERJUANGAN DPW PKB NTB HASIL ROAD SHOW PULAU SUMBAWA
Dari hasil road show di lima DPC tersebut, DPW PKB NTB merumuskan tiga fokus perjuangan utama ke depan:
Pertama, Konsolidasi Struktur dan Penguatan Ideologi. DPW PKB NTB menargetkan dalam 6 bulan ke depan, 100 persen DPAC dan Ranting di Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima terbentuk, terverifikasi, dan aktif. Setiap kader wajib mengikuti Sekolah Kader dan Orientasi Politik agar memahami ideologi Ahlussunnah Wal Jamaah, ke-PKB-an, dan ke-Indonesiaan.
Kedua, Perjuangan Aspirasi Pendidikan, Pesantren dan Kebudayaan. Sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. Lalu Hadrian Irfani menegaskan komitmennya untuk terus mengawal peningkatan kesejahteraan guru honorer dan guru madrasah, pengangkatan PPPK, distribusi PIP dan KIP Kuliah yang tepat sasaran, penguatan pesantren dan pendidikan keagamaan, serta pelestarian budaya Sumbawa, Dompu, dan Bima sebagai pilar pariwisata dan ekonomi kreatif.
Ketiga, Politik Kerakyatan dan Pemenangan Pemilu 2029. Road show ini menjadi pemanasan mesin politik menuju Pemilu 2029. DPW PKB NTB menargetkan penambahan kursi signifikan di DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima, serta mempertahankan dan menambah kursi DPR RI dan DPRD Provinsi dari Dapil Pulau Sumbawa. Strategi door to door, penguatan saksi, dan program pro rakyat akan terus digalakkan.
Menutup rangkaian road show, H. Lalu Hadrian Irfani mengajak seluruh kader untuk merapatkan barisan, menjaga kekompakan, menghindari perpecahan, dan bekerja dengan keikhlasan.
"Dari Lombok hingga Bima, dari Sabang sampai Merauke, PKB adalah satu komando di bawah kepemimpinan Gus Muhaimin Iskandar. Mari kita jaga kebersamaan ini. Jangan ada yang tertinggal. Kita kerja ikhlas, kerja cerdas, kerja tuntas. Untuk PKB yang lebih besar, untuk NTB yang Makmur Mendunia, dan untuk Indonesia yang adil dan makmur," tutup H. Lalu Hadrian Irfani.
Rangkaian road show diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama seluruh kader, sebagai simbol soliditas dan semangat kebangkitan PKB NTB di Pulau Sumbawa.
(BR)
