Sinergi Kemanusiaan: BAZNAS, TNI, Polri, dan PDAM Bersatu Mengalirkan Harapan bagi Warga Mekarsari

Barsela24news.com

Lombok Timur, NTB — Di tengah tantangan musim kemarau yang berkepanjangan, Desa Mekarsari di Kecamatan Suela menerima kehadiran yang penuh makna. Melalui kolaborasi lintas sektor yang harmonis, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur bersama Kodim 1615/Lombok Timur, Polres Lombok Timur, dan PDAM Lombok Timur secara bersama-sama menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak krisis air, pada Kamis, (22/10/2026) 
 
Aksi kemanusiaan ini bukan sekadar penyaluran bantuan darurat, melainkan perwujudan nyata dari kebersamaan antarlembaga dalam merespons kebutuhan dasar warga yang semakin mendesak. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WITA hingga malam hari tersebut telah menjangkau 250 Kepala Keluarga, memastikan kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi di tengah terbatasnya ketersediaan sumber air selama musim kemarau.
 
Kehadiran pimpinan dari masing-masing institusi menggarisbawahi tingginya komitmen bersama terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Hadir dalam kegiatan: Letnan Kolonel Inf. Hadiyansah, Komandan Kodim 1615/Lombok Timur beserta jajaran; Komisaris Polisi Kadek Metria, Wakapolres Lombok Timur, didampingi Kapolsek Suela; serta Drs. H. Muhammad Kamli, Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, bersama Sekretaris, Kepala Bagian Pendistribusian, dan Kepala Subbagian Data dan IT.
 
Dalam pernyataannya, Ketua BAZNAS Lombok Timur, Drs. H. Muhammad Kamli, menegaskan bahwa kehadiran lembaga zakat tidak hanya terbatas pada penanganan kemiskinan konvensional, tetapi juga respons terhadap krisis kebutuhan dasar yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
 
"Air adalah sumber kehidupan yang tidak tergantikan. Ketika masyarakat kesulitan memperolehnya, sudah menjadi kewajiban moral dan fungsional kita untuk hadir dan memberikan solusi. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS merupakan amanah umat yang harus dijawab dengan tindakan nyata. Sinergi yang terjalin dengan TNI, Polri, dan PDAM adalah langkah strategis agar bantuan ini sampai secara cepat, tepat, dan merata kepada mereka yang paling membutuhkannya," ungkapnya. 

Dandim 1615/Lombok Timur, Letkol Inf. Hadiyansah, menyampaikan bahwa kehadiran institusi TNI senantiasa berakar di tengah kehidupan masyarakat, terutama di saat-saat sulit. Persoalan kekeringan, menurutnya, bukan sekadar masalah ketersediaan air, melainkan persoalan yang menyentuh aspek kesehatan, ekonomi, dan martabat masyarakat.
 
"Tidak ada satu lembaga pun vermampu menyelesaikan segala persoalan masyarakat sendirian. Sinergi antarinstansi adalah kekuatan yang membuat kita mampu merespons lebih cepat dan menjangkau lebih luas. Kodim 1615/Lombok Timur akan terus membuka diri untuk berkolaborasi dengan semua pihak dalam mendukung kegiatan-kegiatan kemanusiaan yang menyentuh langsung kepentingan rakyat," tegasnya.
 
Senada dengan hal itu, Wakapolres Lombok Timur, Kompol Kadek Metria, menegaskan bahwa peran Polri tidak terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban semata, melainkan juga memperkuat jalinan kebersamaan melalui pelayanan sosial yang berdampak nyata.
 
"Kehadiran Polri di tengah masyarakat bermakna lebih luas daripada sekadar menjaga ketertiban. Kami hadir untuk mendampingi warga dalam suka maupun duka. Kegiatan penyaluran air bersih ini adalah salah satu wujud nyata pengabdian kita, bahwa Polri peduli dan bergerak bersama masyarakat untuk meringankan beban yang sedang dipikul," ujarnya.
 
Penyaluran air bersih di Desa Mekarsari menjadi bukti bahwa semangat gotong royong yang diwadahi dalam kerja sama antarlembaga mampu melahirkan solusi yang efektif dan efisien. Sinergi ini diharapkan tidak bersifat sesaat, melainkan menjadi pola yang berkelanjutan, dengan tetap memantau perkembangan kondisi kekeringan di berbagai wilayah Kabupaten Lombok Timur dan menyiapkan respons yang lebih terkoordinasi di masa mendatang.
 
BAZNAS Lombok Timur melalui kegiatan ini kembali menegaskan tekadnya untuk terus mengoptimalkan pengelolaan dana umat guna memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi kesejahteraan masyarakat. Karena pada akhirnya, persoalan kemanusiaan adalah panggilan bersama yang menuntut kehadiran kita semua.
 
Laporan : Bagoes