Lombok Timur, NTB – Peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW bukan hanya momen sejarah spiritual, melainkan juga momentum untuk membentuk karakter generasi muda. Berangkat dari itu, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Sakra menyelenggarakan peringatan Isra Mi'raj 1447 H dengan tema "Membangun Generasi Milenial yang Berakhlakul Karimah dan Disiplin dalam Belajar".
Acara yang berlangsung di Musholla SMPN 1 Sakra dihadiri oleh ratusan siswa, tenaga pendidik, serta staf tata usaha. Tahun ini, peringatan khususnya menyoroti tantangan zaman yang dihadapi generasi milenial dan Gen Z di era digital yang penuh dengan informasi masif.
Kepala Sekolah SMPN 1 Sakra, Sahman, M.Pd, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Isra Mi'raj harus dijadikan sebagai daya dorong transformasi diri. "Di tengah lautan informasi yang tak terbatas, kita perlu pastikan anak-anak kita memiliki kompas moral yang kuat berupa akhlakul karimah. Kedisiplinan Nabi Muhammad SAW dalam menerima perintah shalat bisa kita contohkan sebagai disiplin dalam mengejar ilmu dan menjalani proses belajar," ujarnya.
Sahman juga mengajak seluruh warga sekolah untuk membudayakan tiga "S" – Senyum, Sapa, dan Salam – serta mengembangkan kemampuan berbahasa dengan menggunakan Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab dalam interaksi sehari-hari.
Rangkaian acara diisi dengan berbagai kegiatan yang dekat dengan kehidupan pelajar masa kini, antara lain:
- Tausiyah Keagamaan: Mengurai hikmah Isra Mi'raj dalam membentuk karakter mandiri dan tangguh.
- Diskusi Interaktif: Mengangkat topik relevansi nilai-nilai Islam dalam etika bersosial media bagi generasi muda.
- Pemberian Penghargaan: Menghargai prestasi siswa yang berhasil menunjukkan kemampuan dalam lomba pidato bertema nilai-nilai Islami.
Penceramah utama, TGH. Ahmad Muzanni LC., MA, menekankan bahwa disiplin belajar adalah bentuk syukur atas nikmat akal yang diberikan Allah SWT. "Kecerdasan intelektual yang tidak dibarengi dengan karakter mulia hanya akan melahirkan pribadi yang tidak bermanfaat bahkan bisa merugikan orang lain. Milenial yang benar-benar hebat adalah mereka yang menjaga ibadahnya, tutur katanya santun, dan memiliki semangat belajar yang tinggi – itulah esensi disiplin yang diajarkan melalui peristiwa Isra Mi'raj," paparnya.
Melalui kegiatan ini, SMPN 1 Sakra berharap para siswa tidak hanya memahami makna sejarah Islam, tetapi juga mampu mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, menjadi pribadi yang unggul secara akademis dan mulia dalam perilaku.
SMPN 1 Sakra adalah institusi pendidikan yang berkomitmen pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta iman dan takwa (imtaq) bagi generasi muda di Kabupaten Lombok Timur.
Laporan : Bagoes
Sumber : Humas SMPN 1 Sakra
