Sumbawa, NTB - Di penghujung tahun 2025 Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., melantik dan mengukuhkan sebanyak 132 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa
Acara pelantikan berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT, Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (31/12/2025), dan disaksikan jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta para kepala perangkat daerah.
Berdasarkan keputusan Bupati Sumbawa Nomor 1796 dan 1797 Tahun 2025, yang memuat pengangkatan, pemindahan, dan penyesuaian jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, serta pengawas di lingkup Pemkab Sumbawa.
Mutasi ini dinilai sebagai langkah kongkrit yg di ambil oleh pemerintah Guna penyegaran sebagai bagian dari rotasi birokrasi guna memperlancar & mempercepat kinerja birokrasi dan pelayanan kepada ini dinilai sebagai bagian dari upaya mempercepat kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Langkah yang diambil oleh pemerintahan Jarot -Ansory di nilai sangat tepat dan terukur tambah Bang Sandy ketua mpc pemuda Pancasila kabupaten Sumbawa
Syahruddin LB ( sandy ) menilai rotasi dan mutasi pejabat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumbawa mencerminkan komitmen kuat untuk membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kinerja.
“Sebagai bagian dari elemen masyarakat yang sejak awal mendukung dan mengawal kepemimpinan Jarot–Ansori, kami memberikan dukungan penuh atas mutasi ini.
Keputusan yang diambil oleh pemerintah kabupaten Sumbawa merupakan keputusan yang tepat dan dengan pertimbangan yang matang semata-mata karena untuk kelancaran pelaksanaan birokrasi dan pelayanan kepada masyarakat demi mewujudkan Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.
Sandy menambahkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., yang dinilai telah menjalankan tugas dan fungsi secara profesional dan objektif.
Peran Sekda dalam menyusun desain teknokratik, peta jabatan, serta melakukan penilaian kinerja dan kompetensi ASN disebut sebagai fondasi penting dalam pengambilan keputusan mutasi yang berkeadilan.
“Sekda telah bekerja sesuai tupoksinya. Desain teknokratik, peta jabatan, serta hasil penilaian prestasi dan kompetensi ASN menjadi rujukan objektif bagi kepala daerah. Inilah yang membuat keputusan mutasi benar-benar berbasis merit sistem, bukan kepentingan lain,” tegasnya.
Mpc pemuda Pancasila kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas pemerintahan dan memastikan roda birokrasi berjalan selaras dengan kepentingan masyarakat.
“Kami akan terus mengawal agar pemerintahan bergerak cepat, pelayanan publik berjalan optimal, dan cita-cita Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera benar-benar dapat diwujudkan sesuai dengan visi misi Jarot -Ansory " ujar Sandy. (Tim)
