Abdya - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Aceh (Kadisdik) Aceh Murthalamuddin, S. Pd., M.SP. dinilai telah salah mata menunjuk langsung Irma Suryani, S.Si., M.Pd. sebagai Plt Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Aceh Barat Daya (Abdya).
Hal tersebut disampaikan oleh ketua Lembaga Swadaya (LSM) Koalisi Barisan Guru Bersatu (KoBar-GB) Abdya Rusli, S.Pd dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu (07/02/2026).
Pengangkatan Sebagai Plt Kacabdin Abdya, kata Rusli, seharusnya Disdik Aceh lebih teliti lagi, bagaimana pendidikan kedepan lebih maju khususnya Abdya, karena Pendidikan bertujuan membentuk karakter dan akhlak mulia, seperti kejujuran, kerja keras, dan rasa hormat, yang menjadi pondasi bagi peradaban bangsa.
Menurutnya, semenjak Irma Suryani menjabat Kepala Sekolah SMK 5 Abdya apa prestasi yang telah diraih, bahkan banyak siswa yang tidak berminat disekolah tersebut, dan sampai saat ini siswa masih berkurang.
"Dia dipindahkan ke SMK 1 Abdya karena dekat dengan penjabat yang lama, kalau tidak mana mungkin dia mendapatkan kedudukan sebagai Kepala Sekolah di SMK 1 Abdya, disebabkan siswa terlalu banyak Anggaran Boss pun Terlalu Banyak," Kata Rusli yang akrab disapa Iliek Panto.
Koalisi Barisan Guru Bersatu (KoBar-GB ) Abdya Rusli, S.Pd menuturkan, dengan terpilihnya Gubernur dan Wakil Gubernur Hasil Pilkada 2024 H. Muzakir Manaf (Mualem) - H. Fadhlullah (Dek Fadh) akan membawa kemajuan dan harapan baru khususnya sektor pendidikan di provinsi Aceh.
"Kami harapkan mohon di evaluasi ditingkat pendidikan provinsi Aceh, Supaya ada kemajuan kedepan, Keyakinan Tersebut Berdasarkan Visi/Misi serta Program Gubernur Dan wakil Gubernur Aceh Terpilih yang disampaikan Saat Pilkada Tahun 2024 dimana sektor Pendidikan Aceh sering kali disebut akan menjadi salah satu Prioritas Dalam Kepimpinan nanti," ungkapnya.
Lebih lanjut Rusli mengatakan, Seperti pengangkatan kepala sekolah diminta agar benar-benar mengikuti proses sesuai prosedure yang telah ditetapkan.
“Jangan ada pihak-pihak lain yang sebenarnya tak paham tentang pendidikan, justru ikut andil dalam proses pengangkatan kepala sekolah," ujarnya.
Ia punya keyakinan jika H. Muzakir Manaf bisa membawa perubahan ditingkat Dinas Pendidikan Provinsi Aceh dan masalah utama yaitu Kepsek yang bermasalah disekolah tingkat SMA/SMK.
"Kami Sangat Berharap agar janji-janji Yang disampaikan pada Saat kompanye lalu dapat Direalisasikan," tutupnya.
Laporan : Redaksi

