Semangat dari Saiful Seorang Pedagang Sembako dari Air Sialang Hilir: “Kalau UMKM Kuat, Ekonomi Rakyat Bangkit”

Barsela24news.com

Aceh Selatan,- Pagi baru saja beranjak. Di sebuah sudut Gampong Air Sialang Hilir, Kecamatan Samadua, suara pintu toko terbuka pelan. Rak-rak sembako mulai dirapikan, karung beras disusun, gula dan minyak goreng ditata, sementara pelanggan pertama datang dengan senyum sederhana. Di tempat itulah Saiful, seorang pedagang sembako, menjalani hari-harinya, menghidupi keluarga sekaligus ikut menjaga denyut ekonomi gampong.

Bagi Saiful, berdagang bukan sekadar mencari untung. Ia memaknainya sebagai perjuangan hidup yang penuh harapan. Setiap rupiah yang berputar dari toko kecilnya adalah bukti bahwa UMKM merupakan kekuatan nyata masyarakat.

“Kami ini usaha kecil, tapi dari usaha kecil inilah keluarga bisa hidup. Kalau UMKM bergerak, masyarakat juga ikut bergerak,” ujar Saiful saat ditemui awak media Minggu (1/2/2026).

Di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah, Saiful menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap penguatan ekonomi rakyat. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, SE, M.Sos dan Wakil Bupati H. Baital Mukadis, SE, yang dinilainya terus berupaya menghadirkan program-program yang berpihak kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati Aceh Selatan. Upaya-upaya yang dilakukan pemerintah memberi harapan besar bagi kami pelaku UMKM, khususnya di gampong,” katanya.

Menurut Saiful, pelaku UMKM tidak meminta kemewahan. Yang mereka butuhkan adalah dukungan agar bisa berkembang: pembinaan, kemudahan perizinan, akses permodalan, dan pembukaan peluang pasar.

“Kalau ada pembinaan dan perhatian, UMKM bisa naik kelas. Yang tadinya usaha bertahan, bisa jadi usaha berkembang,” tambahnya.

Saiful melihat bahwa UMKM di Aceh Selatan memiliki potensi besar, sebab masyarakat Aceh Selatan dikenal sebagai pekerja keras dan kreatif. Namun ia juga menyadari bahwa usaha kecil sering menghadapi kendala: modal terbatas, pemasaran sempit, dan belum semua pelaku usaha memahami manajemen usaha yang baik.

Meski demikian, ia percaya UMKM akan menjadi jalan penting bagi peningkatan ekonomi masyarakat jika mendapat perhatian yang serius.

“Harapan kami kuat, UMKM terus diperhatikan. Karena kalau UMKM kuat, ekonomi rakyat bangkit, dan kesejahteraan masyarakat pasti meningkat,” tegas Saiful.

Dengan nada yang penuh semangat, Saiful mengajak masyarakat terutama generasi muda untuk tidak ragu memulai usaha. 
Menurutnya, banyak usaha besar yang lahir dari langkah kecil yang dilakukan dengan tekun.

“Kita tidak harus menunggu punya banyak modal. Mulai saja dulu dari apa yang ada. Dari rumah pun bisa. Yang penting tekun, jujur, dan jangan menyerah,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan UMKM bukan semata karena besar kecilnya usaha, melainkan karena konsistensi dan nilai yang dijaga. Kejujuran, disiplin, dan menjaga kualitas produk menjadi kunci kepercayaan pelanggan.

“Kalau kita jaga kualitas, jaga timbangan, jaga kejujuran, pelanggan akan percaya. Usaha itu soal amanah. Kalau amanah dijaga, insyaAllah usaha bertahan lama dan berkah,” ungkap Saiful.

Saiful menilai, semangat membangun UMKM sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, yaitu “Aceh Selatan yang Maju, Produktif dan Madani.”
Menurutnya, “Maju” berarti UMKM harus naik kelas dan mampu bersaing. “Produktif” berarti usaha rakyat harus terus bergerak dan menciptakan lapangan kerja. Sedangkan “Madani” berarti UMKM harus bertumbuh dengan nilai: jujur, halal, adil, dan membawa manfaat bagi banyak orang.

“Kalau usaha rakyat dibina dan diberdayakan, Aceh Selatan akan maju. Kalau rakyat produktif, ekonomi daerah kuat. Kalau usaha dijalankan dengan nilai dan kejujuran, itulah madani,” kata Saiful.

Saiful menyebut, momentum menjelang hari Meugang selalu menjadi waktu yang sangat dinanti masyarakat Aceh. Aktivitas ekonomi meningkat, kebutuhan pokok naik, dan pedagang pun bersiap menyambut ramainya pembeli. Di masa seperti ini, dukungan dan perhatian pemerintah daerah menjadi penyemangat tersendiri bagi pelaku usaha kecil.
Ia menuturkan, ketika Bapak Haji Mirwan segera aktif memimpin dan terus menunjukkan perhatian terhadap rakyat, maka semangat pedagang seperti dirinya ikut meningkat.

“Kalau Bapak Haji Mirwan segera dapat aktif, semangat dan motivasi kami pedagang ini makin bertambah. Apalagi ini menjelang hari Meugang, masyarakat ramai belanja. Kami pedagang juga ingin ikut merasakan ekonomi yang lebih baik,” ungkap Saiful.

Menurutnya, Meugang bukan hanya tradisi, tetapi juga momen penting bagi perputaran ekonomi masyarakat. Pedagang kecil menggantungkan harapan pada meningkatnya daya beli, karena dari sanalah roda ekonomi rumah tangga bergerak.

“Meugang ini momen yang membawa rezeki bagi banyak orang. Kami berharap suasana ekonomi terus membaik, supaya masyarakat belanja dengan senang dan pedagang pun bisa bertahan dan berkembang,” katanya.

Saiful menutup pernyataannya dengan harapan agar sinergi pemerintah dan masyarakat terus diperkuat. Ia percaya pembangunan ekonomi bukan hanya tugas pemerintah, melainkan gerakan bersama.

“Pemerintah sudah berupaya membuka jalan. Masyarakat juga harus bergerak mengisi peluang. Kalau kita kompak, insyaAllah Aceh Selatan semakin maju, produktif, dan madani,” tutup Saiful.

Laporan: Hartini