Upacara Sudiwadani Digelar di Abiantubuh Utara, Pengukuhan Janji Suci Umat Hindu Berlangsung Khidmat

Barsela24news.com
.

Mataram, NTB - Upacara Sudiwadani atau upacara penyucian diri dan pengukuhan janji suci dalam agama Hindu digelar dengan penuh khidmat di lingkungan Abiantubuh Utara, Cakranegara Selatan Baru, Kota Mataram. Kamis (18/02/2026)

Prosesi sakral ini merupakan ritual resmi bagi seseorang yang secara tulus dan ikhlas beralih keyakinan menjadi penganut agama Hindu.
Upacara Sudiwadani merupakan tahapan penting dalam proses memeluk agama Hindu di Indonesia. Prosesi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menitikberatkan pada kesiapan mental dan spiritual calon peserta.

Sebelum pelaksanaan upacara, calon peserta terlebih dahulu mengajukan permohonan kepada Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) setempat dengan melengkapi berbagai persyaratan administrasi serta mempersiapkan diri lahir dan batin.

Rangkaian upacara diawali dengan prosesi pembersihan diri (melukat). Sebelum memasuki tempat suci, peserta mengikuti upacara Byakala dan melukat sebagai simbol pembersihan klesa atau kekotoran diri secara sekala dan niskala.

Selanjutnya, peserta diantar menuju tempat suci (Padmasana) untuk melaksanakan upacara Prayascita sebagai bentuk penyucian diri dan atma. Pada tahap ini, peserta dipimpin oleh rohaniawan untuk mengucapkan janji atau sumpah suci masuk agama Hindu dengan penuh kesadaran dan ketulusan, yang dilanjutkan dengan pembacaan mantra-mantra suci.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan persembahan (tataban/ayaban) berupa banten atau upakara sebagai wujud rasa syukur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan berita acara dan penyerahan piagam resmi dari PHDI sebagai bukti sah telah dilaksanakannya upacara Sudiwadani.

Upacara ini dipimpin oleh Ketua PHDI Kecamatan, Ida Wayan Sugatha, bersama Ketua PHDI Kelurahan Cakranegara Selatan Baru, Ida Wayan Weda, yang membacakan janji dan doa keagamaan Hindu. Prosesi penyucian dan penyelesaian upacara (puput) dipimpin oleh Ida Pedanda Gde Sebali Panghyangi yang bertempat di Griya Abiantubuh Utara.
Kegiatan sakral tersebut turut disaksikan oleh Ketua RT setempat, I Made Mega Yuliantara, S.H., keluarga penyelenggara, serta warga sekitar yang hadir memberikan dukungan moral dan spiritual.
Dalam keterangannya, Ketua RT menyampaikan harapan agar keyakinan yang telah dipilih dengan tulus dapat menjadi bekal dalam menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan.

“Semoga apa yang sudah menjadi keyakinan dari diri sendiri, jadikanlah sebagai bekal untuk membawa kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Pelaksanaan upacara Sudiwadani ini menjadi wujud nyata kebebasan beragama yang dijamin oleh negara, sekaligus mempererat nilai toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di Kota Mataram.

Oleh: IMM
Tags