Sumbawa Barat, NTB - Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas Tim Kerja Manajemen Data dan Informasi Kesehatan yang diselenggarakan oleh Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM). Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Rabu hingga Kamis, bertempat di Aula Kedai Sawah Resto.(11–12/2026)
Kegiatan yang diketuai oleh Abigael Wohing Ati, S.Psi., MA., PhD., ini merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan Endline Evaluation Bank Data Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat yang didukung oleh Health System Insight (HSI). Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya dalam rangka penguatan sistem pengelolaan data kesehatan di Kabupaten Sumbawa Barat.Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peserta dalam penyajian data yang berkualitas guna mendukung perencanaan program dan pembuatan kebijakan kesehatan berbasis data melalui komunikasi yang efektif.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, dr. Carlof, M.MRS., MQM., bersama Sekretaris Dinas Kesehatan Akhiruddin Juliadi, SKM., M.Si., para Kepala Bidang, serta Tim Manajemen Data Dinas Kesehatan turut hadir dan mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada tim PKMK FK-KMK UGM atas kunjungan serta bimbingan yang terus diberikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat. “Ini bukan kali pertama tim FK-KMK UGM hadir memberikan pendampingan dan penguatan kapasitas kepada tim manajemen data kami. Berbagai ilmu, bimbingan, dan pendampingan yang telah diberikan sangat bermanfaat dalam menjawab berbagai tantangan permasalahan kesehatan di Kabupaten Sumbawa Barat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kemampuan dalam menyajikan data secara baik, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, menjadi sangat penting dalam mendukung pengambilan kebijakan dan proses perencanaan program kesehatan. Dengan data yang disajikan secara tepat, proses penganggaran serta penentuan prioritas program dapat dilakukan secara lebih akurat dan tepat sasaran.
Selama kegiatan berlangsung, tim PKMK FK-KMK UGM menyampaikan berbagai materi baik secara daring maupun secara langsung kepada peserta. Materi yang disampaikan antara lain pengenalan konsep Knowledge Translation (KT), yaitu teknik pemilihan dan penyajian data agar dapat diolah menjadi produk knowledge translation yang bermanfaat dalam proses pengambilan kebijakan. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi terkait keterampilan penyusunan policy brief sebagai salah satu produk knowledge translation, mulai dari penyusunan pernyataan dan ukuran masalah, identifikasi faktor penyebab masalah, hingga penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis bukti.
Suasana pertemuan berlangsung aktif dan interaktif, di mana para peserta terlibat dalam diskusi bersama narasumber untuk membahas berbagai contoh kasus serta praktik penyajian data yang efektif dalam mendukung proses perencanaan dan pengambilan kebijakan di sektor kesehatan.
Di akhir kegiatan hari pertama ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat mengajak seluruh tim manajemen data untuk mengikuti kegiatan ini dengan penuh keseriusan dan semangat, sehingga berbagai pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam mendukung peningkatan kinerja organisasi.
Dirinya berharap penguatan kapasitas ini dapat mendorong tim manajemen data Dinas Kesehatan untuk terus menghadirkan data kesehatan yang berkualitas, akurat, dan komunikatif, sehingga mampu menjadi dasar yang kuat dalam penyusunan kebijakan, perencanaan program, penganggaran serta pengambilan keputusan yang tepat demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan kepuasan masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat siap terus maju dan selalu hadir bagi masyarakat. (*)
Laporan: Danang Mario
