Alihkan Aksi ke Ruang Dialog, KAMMI Lombok Timur dan Pemda Sepakat Kawal Distribusi Gas Elpiji

Barsela24news.com
 
Lombok Timur, NTB – Suasana hangat dan kondusif mewarnai pertemuan dengar pendapat atau hearing yang digelar antara Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PD KAMMI) Kabupaten Lombok Timur dengan jajaran Pemerintah Daerah serta unsur keamanan. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Badan Kesbangpoldagri Lombok Timur ini menjadi bukti adanya kemajuan pola komunikasi antara elemen masyarakat dan pemerintah dalam menyikapi isu strategis.
 
Pertemuan yang dilaksanakan pada Selasa (14/4/2026) pukul 10.10 WITA ini semula direncanakan sebagai bentuk aksi unjuk rasa. Namun, berkat kedewasaan berpikir kedua belah pihak, rencana tersebut berubah menjadi diskusi tertutup yang penuh solusi. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Badan Kesbangpoldagri, Kepala Dinas Perdagangan, perwakilan dari Kepolisian Resor Lombok Timur, serta jajaran pengurus KAMMI beserta anggotanya.
 
Dalam pembukaannya, Kepala BaKesbangpoldagri Lombok Timur, H. Mustafa, S.Sos, menyambut baik langkah yang diambil oleh rekan-rekan mahasiswa. Menurutnya, pendekatan dialogis seperti ini jauh lebih konstruktif dalam mencari solusi dibandingkan demonstrasi di jalanan. Ia pun menyampaikan kabar gembira bahwa berdasarkan data yang diterima, distribusi gas elpiji 3 kilogram mulai hari ini sudah mulai kembali mengisi pasaran.
 
Masih dalam pertemuan yang sama, Kepala Dinas Perdagangan Lombok Timur, Hadi Fathurahman, S.STP, memberikan penjelasan teknis terkait akar permasalahan yang terjadi. Ia mengakui adanya kontradiksi informasi di mana pihak penyalur menyatakan stok aman, namun di lapangan justru terjadi kekosongan.
 
"Kami telah berkoordinasi dengan Pertamina dan melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah titik, mulai dari rumah makan hingga peternakan. Kami juga telah membentuk tim terpadu yang melibatkan aparat penegak hukum atas saran DPRD. Bahkan, Bupati telah mengirimkan surat resmi kepada pusat agar pasokan segera dilancarkan kembali," papar Hadi.
 
Merespons penjelasan tersebut, Ketua PD KAMMI Lombok Timur, Husnul Yasin, S.E., menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan pemerintah. Ia menegaskan bahwa kehadiran pihaknya semata-mata untuk mengawal aspirasi masyarakat dan bertindak sebagai mitra kontrol sosial, bukan sekadar mencari kesalahan.
 
"Kami memahami penjelasan yang disampaikan hari ini. Ke depan, kami ingin menjalin komunikasi yang lebih baik. Kami hadir untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, karena dampak dari kelangkaan ini sangat dirasakan langsung oleh warga," ujar Husnul.
 
Sementara itu, dari sisi keamanan, Kasat Intel Polres Lombok Timur, AKP Abdul Haris, mengapresiasi perubahan pendekatan yang dilakukan oleh mahasiswa. Ia berharap pola kemitraan ini terus terjalin sehingga setiap potensi masalah dapat dideteksi sejak dini. Pihaknya juga mengingatkan agar mekanisme penyampaian aspirasi tetap berpegang pada aturan yang berlaku demi ketertiban bersama.
 
Pertemuan yang berlangsung kurang lebih 45 menit ini ditutup dengan kesepakatan bersama untuk saling bersinergi. Pemerintah berjanji memperbaiki sistem distribusi, sementara pihak mahasiswa sepakat untuk mengawasi sekaligus membantu menyebarluaskan informasi kepada publik. Kegiatan ini berakhir pukul 10.55 WITA dalam keadaan aman dan lancar.

Laporan: (RY)