Mataram, NTB - Warga Lingkungan Gomong Sakura, Kelurahan Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram digegerkan dengan penemuan mayat seorang perempuan muda di dalam kamar kos pada Minggu malam (17/5/2026).
Korban diketahui bernama Nadya Dwi Ramadhany (21), seorang mahasiswi yang berasal dari Dusun Bage Pungkur, Desa Beru, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kamar kosnya sekitar pukul 21.00 Wita di kawasan Gomong Sakura Gang 7. Penemuan jasad korban bermula saat salah seorang temannya, Karelleta Rawi Beauty, datang mencari korban setelah beberapa kali mencoba menghubungi melalui telepon namun tidak mendapat respons.
Menurut keterangan saksi, komunikasi terakhir dengan korban terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 Wita melalui aplikasi WhatsApp. Setelah tiba di Lombok pada Minggu sore, saksi kembali mencoba menghubungi korban, namun nomor telepon korban sudah tidak aktif.
Sekitar pukul 21.00 Wita, saksi bersama kerabatnya mendatangi kamar kos korban. Saat pintu kamar diketuk tidak ada jawaban. Tetangga kos juga mengaku sudah lama tidak melihat korban dan lampu kamar dalam keadaan mati.
Karena curiga, saksi kemudian mengintip ke dalam kamar melalui ventilasi menggunakan senter. Saat itulah korban terlihat dalam posisi terlentang di atas kasur dan tercium aroma tidak sedap dari dalam kamar. Saksi selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Lingkungan Gomong Sakura.
Saksi lainnya, Wine Arnija, mengaku terakhir bertemu korban pada Jumat malam (15/5/2026) saat korban membeli voucher internet. Ia juga mengaku mulai mencium bau tidak sedap di sekitar kamar kos korban pada Minggu sekitar pukul 19.20 Wita.
Sementara itu Kepala Lingkungan Gomong Sakura, H. Muhammad Bahaudin, menyebut sempat melihat kondisi kamar korban dalam keadaan gelap saat melakukan patroli lingkungan pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 Wita. Kendaraan milik korban yang biasanya terparkir di depan kamar juga sudah tidak berada di lokasi.
Petugas dari Polsek Selaparang yang dipimpin Kapolsek Selaparang IPTU Zulharman Lutfi, S.H., tiba di lokasi sekitar pukul 23.30 Wita untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil olah TKP awal, korban ditemukan dalam posisi terlentang di atas kasur dengan kondisi tubuh sudah kaku. Kepala korban mengarah ke utara sementara kedua kaki dalam posisi menekuk.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya satu unit laptop, charger laptop, casing handphone warna merah muda, jilbab warna merah muda, dan celana panjang kain warna hitam.
Selanjutnya jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Bhayangkara Polda NTB untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini pihak kepolisian masih menunggu persetujuan keluarga untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan atau autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.
Laporan : Danang Mario
