ACEH BARAT – Suasana religius menyelimuti Komplek Dayah Darul Aman Masjid Seribu Tiang, Gampong Peulanteu SP, Kecamatan Bubon, pada Malam Rabu (12/05/2026).
Ratusan jemaah berkumpul dalam rangkaian acara Silaturahmi, *Peusijuek*, sekaligus Pelantikan Pengurus Pusat Majelis Zikir Al Mukarramah Masjid Seribu Tiang periode terbaru. Prosesi pelantikan ini menandai babak baru bagi organisasi dakwah tersebut dalam memperkuat syiar Islam di Bumi Teuku Umar.
Dalam prosesi tersebut, *Tgk Jamhur* resmi dilantik sebagai Ketua Umum, didampingi oleh *Muhammad Fawazul Alwi* sebagai Sekretaris Jenderal, dan Tgk Darlis sebagai Ketua Khalifah.
Pelantikan juga mencakup seluruh jajaran personalia, mulai dari jajaran Khalifah, Penasehat, Pembina, hingga Organ Bagian dan Bidang-bidang Khusus. Kehadiran struktur pengurus yang lengkap ini diharapkan mampu menggerakkan roda organisasi secara masif dan terstruktur dalam membina umat melalui jalur zikir dan tasawuf.
Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya unsur Muspika Plus yang dihadiri langsung oleh Camat Bubon, Bapak Amril Nuthihar, S.I.P, M.A.P., beserta Kasdim Mewakili Dandim Aceh Barat, Perwakilan Polsek, Ketua MPU, Keuchik, Imum Mukim, beserta jajaran Pemerintahan Lingkup Kecamatan Bubon.
Turut hadir pula tamu undangan dari berbagai organisasi seperti Ketua MABAB, Ketua Pemuda Santri Bubon, IPMB, GP Al Washliyah, PD Al Washliyah, serta perwakilan MPTT Aceh Barat.
Kehadiran lintas organisasi ini menunjukkan dukungan yang solid terhadap keberadaan Majelis Zikir Al Mukarramah di tengah masyarakat.
Puncak acara ditutup dengan zikir bersama yang berlangsung khidmat dan penuh haru. Lantunan zikir dipimpin langsung oleh Pimpinan Majelis Zikir, Abu Ahmad Fauzi (Abu Raja).
Sosok Abu Raja sendiri merupakan putra dari ulama sufi kharismatik Aceh, almarhum Abu H. Usman Teuga (Abu Tuha Peulanteu).
Melalui momentum ini, Majelis Zikir Al Mukarramah berkomitmen untuk terus melanjutkan warisan spiritual para ulama terdahulu dalam menjaga ketenteraman batin dan kedamaian masyarakat di Aceh Barat.
Laporan : Redaksi

