BEM UNW Mataram Desak Kejati NTB Panggil Gubernur: Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik ‘Dana Siluman’ DPRD

Barsela24news.com

MATARAM, NTB – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram secara resmi melayangkan desakan keras kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Barat untuk segera memanggil dan memeriksa Gubernur NTB. Langkah ini diambil menyusul mencuatnya fakta persidangan dan keterangan saksi yang mengindikasikan adanya instruksi langsung dari pucuk pimpinan daerah terkait skandal "Dana Siluman" di lingkungan DPRD NTB.

Aziz- Ketua BEM UNW Mataram menegaskan bahwa kesaksian dari Nursalim, yang sebelumnya telah diperiksa, menjadi pintu masuk yang sangat terang bagi penegak hukum. Dalam keterangannya, Nursalim secara eksplisit menyebutkan adanya keterlibatan Gubernur NTB yang diduga memberikan perintah dalam tata kelola dana tersebut.

"Keadilan tidak boleh tumpul ke atas. Jika saksi sudah berani menyebut ada perintah langsung dari Gubernur, maka Kejati NTB tidak punya alasan lagi untuk menunda pemanggilan. Ini adalah momentum untuk membuktikan bahwa NTB benar-benar serius dalam semangat pemberantasan korupsi," tegas Aziz.

Mahasiswa Bergerak demi Transparansi

BEM UNW Mataram menilai bahwa kasus "Dana Siluman" ini bukan sekadar persoalan administratif, melainkan bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan rakyat. Dana yang seharusnya dialokasikan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat NTB diduga kuat telah diselewengkan melalui mekanisme yang tidak transparan.

BEM UNW Menegaskan :
1. Mendesak Kejati NTB untuk segera menjadwalkan pemanggilan resmi terhadap Gubernur NTB guna memberikan klarifikasi terkait keterlibatan nya dalam skandal kasus Dana Siluman DPRD NTB.

2. Meminta Penegak Hukum untuk tidak tebang pilih dan mengusut tuntas siapa pun aktor intelektual yang berada di balik aliran dana siluman tersebut.

3. Mengajak Seluruh Elemen Mahasiswa dan Masyarakat untuk mengawal kasus ini hingga tuntas agar tidak ada intervensi politik dalam proses hukum.

"Kami tidak akan diam melihat uang rakyat dipermainkan. Jika dalam waktu dekat tidak ada progres nyata dari Kejati NTB, kami dari BEM UNW Mataram bersama koalisi mahasiswa lainnya akan turun ke jala. NTB harus bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme!" tutup Aziz.

Gerakan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan mahasiswa Mataram (BEM UNW Mataram) dalam menjaga integritas pemerintahan dan memastikan supremasi hukum ditegakkan di Bumi Nusa Tenggara Barat ini. (Tim)
Tags