H. Baital Mukadis Buka Musrenbang RKPD di Gedung Rumoh Agam Tapaktuan

Barsela24news.com

ACEH SELATAN – Wakil Bupati Aceh Selatan, H. Baital Mukadis, secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Aceh Selatan yang digelar di Gedung Rumoh Agam, Tapaktuan, Selasa.14/04/2026.

Hadir dalam kegiatan musrenbang ini, perwakilan dari Bapeda Aceh, unsur Forkopimda atau yang mewakili, para Asisten, para SKPK, para camat, para Tokoh masyarakat, serta Mitra Diskusi dan Insan Pres. 

Kegiatan Musrenbang RKPD tersebut merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk menyusun rencana pembangunan daerah secara partisipatif, dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga perwakilan dari kecamatan dan desa.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Baital Mukadis menegaskan bahwa Musrenbang RKPD memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan. Ia menyampaikan bahwa forum ini menjadi wadah penting untuk menampung aspirasi masyarakat serta menyelaraskan program pembangunan antara pemerintah daerah dan kebutuhan riil di lapangan.

“Musrenbang ini bukan sekadar kegiatan formalitas, tetapi merupakan forum penting untuk merumuskan prioritas pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Kita ingin pembangunan di Aceh Selatan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya sinergi antar perangkat daerah dalam menyusun program kerja yang efektif dan efisien. Mengingat kondisi fiskal daerah yang masih menghadapi berbagai tantangan, pemerintah daerah dituntut untuk lebih selektif dalam menentukan skala prioritas pembangunan.

Menurutnya, pembangunan di Aceh Selatan harus difokuskan pada sektor-sektor strategis seperti peningkatan ekonomi masyarakat, pengurangan angka pengangguran, pembangunan infrastruktur dasar, serta peningkatan kualitas pelayanan publik, termasuk di bidang pendidikan dan kesehatan.

“Dengan keterbatasan anggaran yang ada, kita harus mampu menentukan program yang benar-benar prioritas. Jangan sampai anggaran tersebar tanpa arah yang jelas. Fokus kita adalah hasil yang nyata dan dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk aktif memberikan masukan dan saran konstruktif demi penyempurnaan dokumen RKPD. Ia berharap seluruh usulan yang disampaikan dapat dikaji secara objektif dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Sementara itu, panitia pelaksana menyampaikan bahwa hasil dari Musrenbang RKPD ini nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan program dan kegiatan pembangunan daerah tahun mendatang. Seluruh usulan dari tingkat desa hingga kecamatan akan disinkronkan dengan rencana strategis pemerintah daerah.

Kegiatan Musrenbang tersebut berlangsung dengan penuh antusias, di mana para peserta terlihat aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan di wilayah masing-masing.

Dengan digelarnya Musrenbang RKPD ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan berharap dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih terarah, transparan, dan akuntabel, serta mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.


sebelum kita melangkah lebih jauh, mari kita cermati kondisi makro kabupaten aceh selatan berdasarkan capaian tahun 2025:
1. ​laju pertumbuhan ekonomi kita pada tahun 2025 berada pada angka 3,00%.
2. angka kemiskinan kita menurun signifikan menjadi 9,89% pada tahun 2025.  
3. indeks pembangunan manusia (ipm) kita meningkat menjadi 72,79%, 
4. tingkat pengangguran terbuka (tpt) berhasil kita tekan ke angka 4,39%.  

​namun, kita tidak boleh berpuas diri, masih banyak tantangan strategis yang harus kita hadapi, mulai dari pengawasan syariat islam, kualitas infrastruktur, hingga pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan, ​​​untuk tahun 2027, kita telah menetapkan tema pembangunan:
​“meningkatkan penerapan syariat islam, sejahtera, berdaya saing dan partisipatif”.  Pungkas wakil bupati. 

​Berdasarkan tema tersebut, fokus utama pembangunan kita akan diarahkan pada tujuh prioritas, antara lain:  
1. ​menguatkan penerapan syariat islam secara kaffah.  
2. ​meningkatkan pembangunan infrastruktur yang merata dan berkeadilan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.  
3. ​mendorong produktivitas ekonomi demi terciptanya lapangan kerja baru.  
4. ​mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional (good and clean government).  
5. ​meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.  
6. ​pemerataan pendidikan yang berbasis dinul islam dan modern.  
7. ​pemanfaatan sumber daya alam yang bijak dan tanggap bencana.  

​Kita menargetkan pada tahun 2027 nanti, pertumbuhan ekonomi kita mampu menyentuh angka 4,64% dan tingkat kemiskinan terus ditekan hingga ke angka 11,69%. begitupun dengan tingkat pengaangguran terbuka, diharapkan berada di angka 4,03%.

​saya berharap melalui musrenbang ini, setiap usulan yan`g masuk benar-benar merupakan kebutuhan prioritas dan saya instruksikan kepada seluruh kepala opd untuk cermat dalam menyusun program kegiatan agar sesuai dengan pagu indikatif dan berorientasi pada kepentingan publik dan masyarakat aceh selatan.

​Laporan: Hartini