Kelangkaan LPG Bersubsidi Di Lombok Timur: PMII Kutuk Pernyataan Bupati dan Desak Copot Kadis Disprindag Lotim

Barsela24news.com
M. Ikhwan Nawadi fajar, Wakil Ketua II PMII Lombok Timur. Foto: (Ist)
 
Lombok Timur, NTB - Barsela24News.com | Kondisi kelangkaan gas LPG Bersubsidi yang melanda wilayah dari selatan Jerowaru hingga pegunungan Sembalun semakin memprihatinkan, membuat masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga terjebak dalam kesulitan. Mereka terpaksa berpindah-pindah tempat mencari bahan bakar memasak, bahkan rela membeli dengan harga melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) demi memenuhi kebutuhan keluarga.
 
Namun, pernyataan Bupati Lombok Timur yang menyatakan kondisi daerah "masih baik-baik saja" menuai kritik tajam dari kalangan pemuda. Ikhwan, Wakil Ketua II PMII Cabang Lombok Timur, dengan tegas mengutuk pernyataan tersebut yang dinilai tidak mencerminkan realitas di lapangan.
 
"Seorang kepala daerah seharusnya berbicara sesuai kondisi nyata, bukan hanya berdasarkan laporan sepihak. Jika perlu, turun langsung ke tengah masyarakat sebelum menyampaikan pernyataan," tegasnya.
 
Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa informasi yang diterima Bupati belum utuh, dengan indikasi hanya hal-hal positif yang disampaikan sementara masalah di masyarakat tidak diungkapkan secara jujur.
 
Dalam situasi yang membutuhkan tanggapan cepat, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan – sebagai pihak yang memiliki kewenangan penuh dalam menangani persoalan ini – justru tidak tampil di garda terdepan. Ketidakhadirannya di tengah polemik publik dinilai menunjukkan lemahnya tanggung jawab dan ketidakmampuan dalam menjalankan tugas.
 
Berbasis hal tersebut, PMII Cabang Lombok Timur dengan tegas menyampaikan tuntutan: mendesak Bupati segera mencopot Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
 
"Apabila tuntutan ini tidak diindahkan, maka PMII Cabang Lombok Timur akan turun ke jalan dengan aksi demonstrasi besar sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakpekaan pemerintah terhadap penderitaan rakyat," tandas Ikhwan dalam keterangan resmi yang diterima media, Rabu (1/4/2026).

Laporan : RY