PW IWO Aceh Hadiri Undangan Mendagri di Banda Aceh

Barsela24news.com


Banda Aceh – Sejumlah anggota Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Aceh menghadiri undangan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam sebuah kegiatan resmi yang berlangsung di Banda Aceh, Selasa (6/4/2026).


Kehadiran rombongan PW IWO Aceh tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PW IWO Aceh, Chairan Manggeng, bersama sejumlah pengurus dan anggota lainnya.


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari agenda penyampaian perkembangan rehap Rekon Pasca banjir di Provinsi Aceh guna memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.


Selain itu, acara tersebut juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari pejabat daerah, tokoh masyarakat, hingga organisasi profesi termasuk insan pers.


PW IWO Aceh hadir sebagai representasi media online yang memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik secara cepat dan akurat.


Dalam kesempatan itu, para anggota PW IWO Aceh tampak mengenakan seragam organisasi berwarna biru, mencerminkan kekompakan dan identitas kelembagaan mereka.


Acara berlangsung di hotel The Pade, Banda Aceh, tampak seluruh hadirin khidmat dalam suasana formal namun tetap hangat dan penuh keakraban.


Ketua PW IWO Aceh, Chairan Manggeng, menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam membangun komunikasi yang baik dengan media.


Ia menegaskan bahwa media memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keseimbangan informasi di tengah masyarakat.


Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan insan pers sangat diperlukan untuk menciptakan iklim informasi yang sehat dan transparan.


Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melalui Dirjen Adwil Safrizal dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan media.


Ia juga mengapresiasi kontribusi wartawan dalam mengawal jalannya pembangunan serta menyampaikan kebijakan pemerintah kepada masyarakat luas.


Kegiatan tersebut turut diisi dengan diskusi singkat mengenai berbagai isu strategis, termasuk pembangunan daerah dan peran media di era digital.


Acara kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah yang mempererat hubungan antara pemerintah dan insan pers di Aceh.


Laporan : NR