Taliwang, Sumbawa Barat, – Keseriusan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dalam menangani persoalan ketenagakerjaan kembali dibuktikan melalui penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang terukur dan berorientasi kerja.
Komitmen tersebut diwujudkan lewat Program Beasiswa Pelatihan Mekanik Alat Berat Batch, hasil kolaborasi strategis antara PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), UT School, dan Balai Latihan Kerja (BLK) KSB. Tahapan seleksi resmi dimulai pada Kamis, 9 April 2026, bertempat di Lantai III Gedung Setda KSB, dengan jumlah peserta mencapai 659 orang.
Program ini dirancang khusus untuk menjaring sekaligus mendidik talenta terbaik putra daerah agar menjadi tenaga kerja profesional di bidang mekanik alat berat. Inisiatif ini menjadi bagian dari agenda industrialisasi ketenagakerjaan, yang merupakan salah satu aksi nyata program unggulan daerah Kartu KSB Maju dan KSB Maju Luar Biasa.
Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan solusi strategis atas kondisi pengangguran di KSB yang selama ini cenderung fluktuatif.
Menurutnya, serapan tenaga kerja lokal masih sangat bergantung pada orientasi proyek. Ketika proyek besar berjalan, angka penyerapan tenaga kerja meningkat drastis, namun setelah proyek selesai, banyak tenaga kerja kembali masuk dalam kategori pengangguran terbuka.
Selain itu, pemerintah juga menemukan adanya ketidaksesuaian antara kualifikasi angkatan kerja dengan kebutuhan lapangan kerja yang tersedia. Karena itu, melalui program unggulan daerah ini, pemerintah berupaya menyiapkan tenaga kerja yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
"Pemerintah berkomitmen menggandeng lembaga pelatihan yang mampu menjamin peluang kerja bagi lulusannya sebagai prioritas utama". tegas Bupati.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat. Dari ratusan peserta yang mengikuti seleksi gelombang pertama ini, sebanyak 16 orang akan diterima, menyesuaikan kapasitas pelatihan di UT School.
Melihat besarnya minat masyarakat, Pemkab KSB merencanakan minimal tiga gelombang pelatihan serupa sepanjang tahun 2026.
Tak hanya itu, Bupati juga mengungkapkan kabar baik lainnya terkait peluang kerja ke luar negeri. Saat ini, Pemerintah KSB tengah menyiapkan 50 slot tenaga kerja skill untuk penempatan di Jepang, yang sedang memasuki tahap penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah daerah juga menyiapkan fasilitasi pembiayaan berupa pinjaman bank, dengan bunga yang sepenuhnya ditanggung oleh Pemkab bagi tenaga kerja yang telah memiliki kepastian penempatan.
Bupati menegaskan, seluruh program pelatihan yang digelar pemerintah harus memiliki orientasi jelas terhadap penempatan kerja.
“Jangan ada pelatihan yang tidak memiliki orientasi penempatan, kecuali untuk pelatihan mandiri,” tegasnya.
Menjelang pelaksanaan Tes Potensi Akademik (TPA) di Gedung Sekretariat Daerah Lantai III, Bupati berpesan kepada seluruh peserta agar mempersiapkan diri dengan maksimal dan menampilkan kemampuan terbaik.
Pesan tersebut menjadi penegasan atas harapan besar pemerintah agar para peserta mampu bersaing, lolos seleksi, dan menjadi bagian dari solusi nyata persoalan ketenagakerjaan di Kabupaten Sumbawa Barat. (*)
