Lombok Timur, NTB - Barsela24News.com | Mantan calon bupati H. M. Syamsul Luthfi menyoroti kelangkaan LPG 3 kilogram melalui unggahan media sosial yang menyebut kondisi masyarakat di Lombok Timur sangat memprihatinkan. Ia menuliskan adanya warga yang kelelahan hingga pingsan akibat antrean panjang untuk mendapatkan gas bersubsidi tersebut.
Unggahan itu memicu berbagai tanggapan dari masyarakat di kolom komentar. Sejumlah warga mengaku kelangkaan sudah dirasakan bahkan di jalur utama distribusi. Mereka mempertanyakan kondisi di wilayah yang lebih jauh seperti lintasan utara dan selatan, jika di jalur utama saja masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram.
Komentar lain juga menyoroti perbedaan antara klaim ketersediaan stok dengan kondisi di lapangan. Warga menyebut antrean panjang terjadi di pangkalan selama berjam-jam tanpa kepastian memperoleh gas. Beberapa di antaranya menduga distribusi belum merata dan meminta adanya pengawasan lebih ketat agar tidak terjadi penimbunan atau permainan harga.
Selain keluhan, warga juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret. Mereka menilai tanpa perbaikan distribusi dan pengawasan yang tegas, kelangkaan LPG 3 kilogram akan terus berulang dan berdampak pada rumah tangga serta pelaku usaha kecil.
Hingga saat ini, keluhan masyarakat masih bermunculan pada unggahan tersebut. Situasi ini menunjukkan kebutuhan LPG 3 kilogram di Lombok Timur masih tinggi, sementara distribusi di tingkat pangkalan dinilai belum sepenuhnya mampu memenuhi permintaan warga.
Laporan : RY
