Cedera Tulang Belakang, Pendaki Asal Malaysia Dievakuasi Jalur Udara dari Gunung Rinjani, Terkendala Cuaca

Barsela24news.com
 
Lombok Timur, NTB – Seorang pendaki berkewarganegaraan Malaysia mengalami kecelakaan dan menderita cedera serius saat melakukan pendakian di kawasan Gunung Rinjani, Senin (25/5/2026). Kejadian ini dilaporkan sekitar pukul 15.39 WITA berdasarkan informasi yang diterima dari Tim Edelweis Medical Help Center (EMHC).
 
Berdasarkan data yang dihimpun, korban bernama Chye Connsynn, perempuan berkewarganegaraan Malaysia. Akibat insiden tersebut, korban diketahui mengalami gangguan atau cedera pada bagian tulang belakang. Meski demikian, kondisi korban dilaporkan masih selamat, dalam keadaan sadar, dan masih mampu berkomunikasi dengan petugas yang berada di lokasi. Saat ini korban masih berada di pos Pelawangan Sembalun sambil menunggu proses penjemputan.
 
Mengingat lokasi kejadian berada di dataran tinggi dan kondisi medis korban yang memerlukan penanganan khusus, tim penanggulangan bencana dan medis merencanakan evakuasi melalui jalur udara menggunakan helikopter milik Nusa Medica Bali. Rencananya, begitu korban berhasil diangkut, ia akan langsung diterbangkan menuju Rumah Sakit Umum (RSU) Bali guna mendapatkan perawatan medis yang lebih intensif dan memadai.
 
Namun, hingga saat ini helikopter yang dikirimkan sudah berada di wilayah udara Pelawangan Sembalun, namun belum dapat melakukan pendaratan maupun penjemputan dikarenakan kondisi cuaca di lokasi yang sedang tidak bersahabat. Awak pesawat terpaksa menunggu hingga angin dan kabut menipis demi keselamatan penerbangan dan penumpang.
 
Kapolsek Sembalun, IPTU Lalu Subadri, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa kendala geografis dan teknis sempat menghambat perolehan informasi secara rinci.
 
"Untuk saat ini kronologi kejadian secara rinci serta identitas lengkap korban masih belum bisa kami dapatkan secara utuh, hal ini terkendala kondisi sinyal dan jaringan komunikasi di lokasi yang sulit," ungkap IPTU Lalu Subadri.
 
Ia menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah keselamatan korban. "Proses evakuasi tetap kami upayakan menggunakan helikopter milik Nusa Medica Bali menunggu cuaca membaik," tambahnya.
 
Sementara itu, Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Lalu Rusmaladi, menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah menempatkan personel di lokasi untuk memantau situasi dan membantu kelancaran proses pengangkutan.
 
"Anggota Polsek Sembalun sampai saat ini tetap melakukan koordinasi intensif dengan pihak Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) maupun Tim SAR Gabungan untuk mendapatkan update perkembangan terkini proses evakuasi," jelas IPTU Lalu Rusmaladi.
 
Pihak kepolisian dan tim gabungan masih menunggu kepastian kondisi cuaca agar korban dapat segera dibawa turun dan mendapatkan pertolongan medis secepatnya. Perkembangan terbaru akan terus diinformasikan sesuai situasi di lapangan.

Laporan : Bagoes