Cysillia Chaniago Resmikan PT Naganova di Kuta Lombok Tengah: "Investasi Properti Harus Memuliakan Tuan Rumah"

Barsela24news.com

Barsela24news.com - Kuta, Lombok Tengah, 30 Mei 2026 – Gong Sasak ditabuh. Doa dipanjatkan. Tepat hari ini, Cysillia Chaniagok, pemilik PT Naganova, meresmikan proyek terintegrasi pariwisata dan properti di jantung Kuta, Lombok Tengah. Peresmian ini bukan sekadar buka gerbang proyek baru, tapi menandai hadirnya investasi yang memilih berpihak: berpihak pada alam, budaya, dan anak Lombok.

Berdiri di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, proyek PT Naganova lahir dari satu keyakinan Cysillia: "Boleh kita bangun Kuta mendunia, tapi jangan sampai orang Kuta sendiri jadi asing di tanahnya".

“Saya bukan orang Lombok lahir batin, tapi saya jatuh cinta pada Lombok. Saya lihat potensi Kuta luar biasa. Tapi saya juga lihat kegelisahan: hotel tumbuh cepat, tapi anak muda Kuta masih bingung dapat kerja yang layak. Karena itu PT Naganova hadir dengan misi berbeda - investasi yang memuliakan tuan rumah,” tegas Cysillia Chaniago dalam sambutannya, Jumat 30/5.

Dari Visi Seorang Perempuan: Profit with Purpose

Cysillia Chaniago menegaskan, PT Naganova menolak model investasi “ekstraktif”. Keuntungannya harus kembali ke Lombok Tengah dalam 3 bentuk nyata:

1. Lapangan Kerja: 1.200 tenaga kerja konstruksi tahap awal, 70% wajib putra-putri Lombok Tengah. Setelah beroperasi, 800+ kerja tetap untuk operasional hotel, resto, retail.
2. Pemberdayaan: Program “Naganova Hospitality Academy” untuk mencetak chef, front office, hingga manajer hotel dari lulusan SMK Pariwisata Lombok.
3. Arsitektur Berbudaya: 40% ruang terbuka hijau. Desain memadukan rumah adat Sasak - lumbung, atap ijuk - dengan gaya modern yang dicari turis global.

“Hotel boleh bintang lima, tapi jiwa kita harus Sasak. Tamu dari Australia, Timur Tengah, Eropa datang ke Kuta karena mau lihat Lombok yang asli, bukan Jakarta versi pantai. Properti kami akan jadi jembatan itu,” ujar Cysillia.

"Jangan Biarkan Anak Kuta Jadi Penonton"

Quote paling keras keluar dari pemilik PT Naganova ini:
“Jangan sampai anak Kuta hanya jadi tukang parkir di tanahnya sendiri. Saya mau 10 tahun dari sekarang, General Manager resort ini adalah anak Sekotong, chef executive-nya anak Praya, arsiteknya anak Mataram. Itu baru namanya keadilan pariwisata,” tegas Cysillia, disambut tepuk tangan warga.

Komitmen ini langsung pengusaha di Kuta Mandalika ntb Lombok Tengah. “Ibu Cysillia datang membawa modal, tapi juga membawa hati untuk Lombok. Model investasi seperti ini yang kami dorong. Datang sebagai investor, pulang meninggalkan SDM Lombok yang lebih hebat,” ujar Bupati.

Tokoh masyarakat Yogi swara, menambahkan: “Dulu kami takut investor. Tanah dibeli, orang lokal dipinggirkan. Dengan Bu Cysillia dan Naganova, kami lihat anak-anak kami dilatih, UMKM kami dilibatkan. Ini tamu yang berkah.”

Masterplan 2030: Kuta Jadi Model Pariwisata Berbudaya

Cysillia Chaniago memaparkan visi jangka panjang PT Naganova: 5 tahun ke depan akan dikembangkan eco-resort, sport tourism facility, hingga pusat ekonomi kreatif digital untuk anak muda Lombok.

“Target saya 2030: kalau dunia bicara ‘pariwisata berkelas dunia tapi tetap berakar budaya’, mereka akan menunjuk Kuta Lombok Tengah. Dan kalau bicara pengusaha yang memuliakan tuan rumah, mereka akan sebut PT Naganova,” pungkas Cysillia.

Peresmian ditutup tarian Gandrung dan doa bersama. Gong Sasak kembali ditabuh - pertanda restu masyarakat Kuta untuk investasi yang datang bukan sebagai penakluk, tapi sebagai kawan.

Tentang PT Naganova & Cysillia Chaniago

PT Naganova adalah perusahaan investasi dan pengembang properti terintegrasi dengan prinsip *“Profit with Purpose”*. Dipimpin pemilik *Cysillia Chaniago*, Naganova fokus membangun proyek pariwisata berkelanjutan yang menguntungkan bisnis, berdampak sosial, dan menjaga budaya-lingkungan. Proyek di Kuta Lombok Tengah adalah flagship pertama Naganova di KEK Mandalika. (BR)
Tags