Di Bacok Menggunakan Sabit, Warga Desa Pengadangan Jadi Korban, Pelaku Segera Diamankan Polres Lombok Timur

Barsela24news.com

Lombok Timur, NTB – Suasana pagi yang tenang di Dusun Nenggung, Desa Pengadangan, Kecamatan Pringgesela, tiba‑tiba berubah mencekam pada Jumat pagi sekitar pukul 09.30 WITA. Seorang warga bernama NN, berusia 45 tahun dan berprofesi sebagai petani, harus mengalami kejadian menyakitkan saat diserang secara tiba‑tiba di dalam rumahnya sendiri.
 
Penyerangan dilakukan oleh NH, laki‑laki berusia 34 tahun yang juga berdomisili di wilayah yang sama. Pelaku diketahui membawa senjata tajam berupa sabit, dan tanpa kata‑kata lebih langsung mengayunkan senjatanya ke arah korban. Karena terkejut dan terluka, korban segera berlari keluar rumah menuju jalan raya sambil berteriak meminta tolong, namun pelaku tidak berhenti, ia terus mengejar korban hingga ke jalan.
 
Keberuntungan berpihak saat sejumlah warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi menyaksikan kejadian mengerikan tersebut. Mereka segera bergegas membantu dan melerai. Berkat pertolongan cepat dari saksi mata: JHH (18 tahun), SN (26 tahun), EN (25 tahun), dan EA (36 tahun), korban berhasil diselamatkan dan segera dibawa ke Puskesmas Pengadangan guna mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan.
 
Menurut keterangan yang diterima dari keluarga terdekat, pelaku diketahui mengalami gangguan jiwa atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Sebelumnya ia sudah beberapa kali dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Mataram untuk menjalani pengobatan dan penanganan khusus.
 
Mendapat laporan kejadian, petugas Polres Lombok Timur segera bergerak cepat mendatangi lokasi. Di sana mereka melakukan pemeriksaan tempat kejadian, mengumpulkan keterangan lengkap dari para saksi, serta melaporkan perkembangan situasi secara berjenjang kepada pimpinan. Barang bukti berupa sabit yang digunakan dalam serangan tersebut juga telah disita untuk keperluan penyidikan.
 
Saat ini, pelaku telah diamankan di kantor Polres Lombok Timur. Langkah ini diambil bukan hanya untuk keperluan pemeriksaan, tetapi juga demi keselamatan pelaku sendiri mencegah terjadinya tindakan balasan dari warga yang marah dan terkejut atas kejadian tersebut.
 
Menurut keterangan resmi yang disampaikan Kasihumas Polres Lombok Timur, IPTU Lalu Rusmaladi, pihak kepolisian menangani kasus ini dengan penuh kehati‑hatian. “Kami memastikan keselamatan korban menjadi prioritas utama, sekaligus menjaga keamanan pelaku agar proses hukum dapat berjalan tertib. Mengingat kondisi pelaku yang diketahui mengalami gangguan jiwa, penanganan akan kami sesuaikan dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
 
Kasi Humas juga mengimbau seluruh warga agar tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum teruji kebenarannya, serta senantiasa melaporkan hal‑hal yang mencurigakan kepada petugas terdekat demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
 
Laporan : Bagoes