Dukung Implementasi Keterbukaan Publik, Diskominfo Sumbawa Barat Gelar Sosialisasi Guna Perkuat Peran PPID Pelaksana Dalam Menghadirkan Informasi Publik Yang Berkualitas.

Barsela24news.com

Sumbawa Barat, NTB – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperkuat implementasi keterbukaan informasi publik melalui kegiatan Sosialisasi Penguatan Peran PPID Pembantu/Pelaksana di Lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat sebagai Upaya Mendukung Implementasi Keterbukaan Informasi Publik yang berlangsung di Ruang Rapat Gili Kenawa, Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, pada Rabu (10/6/2026). 

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Dr. H. Hairul, M.M., didampingi Asisten Administrasi Umum, Dr. H. Syaifuddin, serta Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumbawa Barat, Ahmad Hidayat, S.STP., M.M.Inov. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 80 peserta PPID Pembantu/Pelaksana dan operator pada 32 perangkat daerah dan 8 kecamatan se-Kabupaten Sumbawa Barat. 

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan pemahaman PPID Pembantu/Pelaksana dalam pengelolaan serta pelayanan informasi publik, sekaligus memperkuat koordinasi antarperangkat daerah guna mewujudkan keterbukaan informasi yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. 
Asisten Administrasi Umum, dr. H. Syaifuddin, menyampaikan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan kebutuhan masyarakat yang harus direspons dengan pengelolaan informasi yang baik dan terkoordinasi.

“Di era yang semakin modern, kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses terus meningkat. Oleh karena itu, pengelolaan informasi publik harus menjadi perhatian bersama, baik di PPID Utama maupun PPID Pembantu pada masing-masing perangkat daerah,” ujarnya. 

Dirinya berharap melalui kegiatan tersebut tidak ada lagi keraguan terkait tugas dan tanggung jawab pengelola informasi publik di setiap perangkat daerah sehingga kualitas pengelolaan, publikasi, dan pelaporan keterbukaan informasi publik dapat terus meningkat. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Dr. H. Hairul, M.M., menekankan pentingnya peran informasi yang akurat dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Dinas Komunikasi dan Informatika merupakan rumahnya informasi daerah. Di sinilah berbagai informasi pemerintah dihimpun, diolah, dan disampaikan kepada masyarakat melalui kreativitas dan inovasi yang dimiliki,” ungkapnya. 

Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tidak membiarkan ruang informasi diisi oleh spekulasi maupun informasi yang belum terverifikasi.

“Jangan sampai kita memilih diam, sehingga ruang informasi justru dipenuhi oleh spekulasi atau informasi yang belum tentu benar,” tegasnya. 

Menurut Sekda, keterbukaan informasi publik bukan sekadar membangun citra pemerintah, melainkan menghadirkan informasi yang berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh terhadap berbagai kebijakan dan program pemerintah. 

Pada sesi materi, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumbawa Barat, Allein Erida DG Iji, S.Psi., M.Si., menyampaikan pentingnya penguatan peran PPID Pelaksana sebagai ujung tombak pelayanan informasi publik di perangkat daerah.

“PPID Pembantu/Pelaksana memiliki peran yang sangat strategis sebagai ujung tombak pengelolaan informasi publik di masing-masing perangkat daerah,” ungkapnya. 
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi penggerak penyebarluasan informasi publik yang positif.

“Saya ingin mengajak kita semua untuk menjadi promotor informasi publik yang positif. Setiap hari setidaknya harus ada informasi yang disampaikan kepada masyarakat. Sebab pada hakikatnya, seluruh informasi publik merupakan hak masyarakat untuk diketahui dan menjadi kewajiban pemerintah untuk menyediakannya,” ujarnya.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai isu strategis terkait pengelolaan informasi publik, mulai dari standarisasi publikasi, penguatan kapasitas sumber daya manusia PPID, tata kelola isu publik, hingga strategi distribusi informasi agar dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. 

Sebagai tindak lanjut, kegiatan ditutup dengan sesi coaching clinic yang memberikan pendampingan langsung kepada peserta terkait pengelolaan website PPID, pembaruan data operator, pengunggahan dokumen, pengelompokan informasi publik, hingga strategi meningkatkan kualitas layanan informasi digital. 

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara PPID Utama dan PPID Pembantu/Pelaksana di seluruh perangkat daerah. Ke depan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi, serta optimalisasi layanan informasi publik akan terus dilakukan guna mewujudkan pemerintahan yang transparan, responsif, dan semakin dipercaya oleh masyarakat. (Red)