Wakil Bupati Aceh Selatan Ditunjuk Sebagai Plt. Wakil Ketua PMI Dampingi Plt. Ketua T. Ibrahim: Gelar Muskab Dalam 60 Hari

Barsela24news.com
Wakil Ketua Bupati H. Baital Mukadis, SE. ditunjuk sebagai Plt. Wakil Ketua PMI Aceh Selatan. Foto: (Ist)

Barsela24news.com | Aceh Selatan - Upaya membangkitkan kembali organisasi Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Selatan yang sempat mengalami kevakuman ( Mati Suri) selama beberapa tahun terakhir kini mulai menunjukkan titik terang. Dalam rangka penataan dan pembenahan organisasi, telah ditunjuk kepengurusan sementara yang akan memimpin PMI Aceh Selatan hingga terlaksananya Musyawarah Kabupaten (Muskab).

Dalam susunan kepengurusan sementara tersebut, T. Ibrahim dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua PMI Aceh Selatan, sementara Wakil Bupati Aceh Selatan ditunjuk sebagai Plt. Wakil Ketua PMI Aceh Selatan untuk mendampingi dan membantu proses konsolidasi organisasi.

Penunjukan kepengurusan sementara ini menjadi langkah strategis untuk menghidupkan kembali PMI Aceh Selatan agar dapat menjalankan fungsi kemanusiaan secara optimal di tengah masyarakat. Kehadiran PMI sangat dibutuhkan dalam berbagai kegiatan sosial, penanggulangan bencana, pelayanan donor darah, hingga aksi-aksi kemanusiaan lainnya yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dalam menjalankan amanah tersebut, kepengurusan sementara diberikan mandat dan waktu yang terbatas, yakni 60 hari, untuk segera melakukan konsolidasi organisasi sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI Aceh Selatan. Muskab nantinya akan menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten untuk memilih kepengurusan definitif yang akan memimpin PMI Aceh Selatan ke depan.

Plt. Ketua PMI Aceh Selatan, T. Ibrahim, kepada media Barsela24news.com, Kamis !04/06/2026), menyampaikan bahwa amanah yang diberikan ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh komitmen. Menurutnya, PMI Aceh Selatan harus kembali hadir sebagai organisasi kemanusiaan yang aktif, profesional, dan mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.

"Kami menyadari bahwa PMI Aceh Selatan memiliki peran yang sangat penting. Oleh karena itu, dalam waktu 60 hari yang diberikan, kami akan bekerja maksimal untuk melakukan pembenahan organisasi dan mempersiapkan Musyawarah Kabupaten agar dapat berjalan dengan baik dan demokratis," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Selatan H. Baital Mukadis,SE. yang dipercaya sebagai Plt. Wakil Ketua PMI menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh proses revitalisasi organisasi tersebut. Ia menilai PMI merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Menurutnya, keberadaan PMI yang aktif akan sangat membantu pemerintah daerah, terutama dalam menghadapi berbagai kondisi darurat, bencana alam, pelayanan kesehatan masyarakat, hingga kegiatan donor darah yang selama ini menjadi salah satu kebutuhan penting di daerah.

"Kita berharap PMI Aceh Selatan dapat kembali bangkit dan menjadi organisasi yang kuat. Dengan dukungan semua pihak, baik pemerintah daerah, relawan, maupun masyarakat, saya yakin PMI Aceh Selatan mampu menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dengan baik," katanya.

Penunjukan kepengurusan sementara ini juga mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan masyarakat. Banyak pihak berharap momentum ini menjadi awal kebangkitan PMI Aceh Selatan setelah cukup lama tidak aktif menjalankan program-program organisasi secara maksimal.

Sejumlah tokoh masyarakat menilai bahwa sosok T. Ibrahim dan Wakil Bupati Aceh Selatan memiliki pengalaman serta kemampuan yang memadai untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap PMI. Selain itu, sinergi antara kepengurusan sementara dengan pemerintah daerah diyakini akan mempercepat proses pembenahan organisasi.

Dalam waktu dekat, pengurus sementara akan mulai melakukan berbagai langkah persiapan, termasuk pendataan kepengurusan, koordinasi dengan PMI Provinsi Aceh, penyusunan agenda Muskab, serta menjalin komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan pelaksanaan Musyawarah Kabupaten berjalan lancar.

Masyarakat Aceh Selatan kini menaruh harapan besar agar PMI dapat kembali menjadi garda terdepan dalam aksi-aksi kemanusiaan. Dengan kepengurusan sementara yang telah terbentuk dan target pelaksanaan Muskab dalam 60 hari ke depan, diharapkan lahir kepengurusan definitif yang mampu membawa PMI Aceh Selatan menjadi organisasi yang lebih aktif, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Kebangkitan PMI Aceh Selatan bukan hanya menjadi harapan pengurus, tetapi juga menjadi harapan seluruh masyarakat yang mendambakan hadirnya organisasi kemanusiaan yang kuat, tanggap, dan selalu siap membantu sesama dalam berbagai situasi dan kondisi.

Laporan: Hartini