Barsela24news.com | Aceh Selatan – Memasuki hari keempat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), SMA Negeri 1 Samadua menghadirkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Aceh Selatan sebagai narasumber untuk memberikan edukasi kepada peserta didik baru mengenai bahaya narkoba serta pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA).kamis 16/07/2026.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran dan karakter peserta didik sejak dini agar mampu memahami bahaya penyalahgunaan narkoba serta memiliki ketahanan diri dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.
Dalam penyuluhan tersebut, petugas BNN Kabupaten Aceh Selatan menjelaskan berbagai jenis NAPZA, dampak buruk penyalahgunaannya terhadap kesehatan fisik dan mental, kehidupan sosial, hingga penurunan prestasi belajar. Peserta didik juga diberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum bagi pelaku penyalahgunaan narkoba, sekaligus dikenalkan berbagai modus yang kerap digunakan dalam peredaran gelap narkotika agar mereka lebih waspada.
Selain memperoleh materi tentang bahaya narkoba, para peserta didik juga dibekali langkah-langkah pencegahan sejak dini, seperti memilih lingkungan pergaulan yang sehat, berani menolak ajakan menggunakan narkoba, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan NAPZA di lingkungan sekitar.
Kepala SMA Negeri 1 Samadua, Ropika, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa kehadiran BNN Kabupaten Aceh Selatan dalam kegiatan MPLS merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk membentuk karakter peserta didik yang berintegritas, disiplin, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap bahaya narkoba.
Menurutnya, pembekalan mengenai pencegahan penyalahgunaan narkoba sangat penting diberikan sejak awal peserta didik memasuki dunia pendidikan di tingkat SMA, sehingga mereka memiliki pemahaman yang kuat dan mampu menjaga diri dari berbagai bentuk penyimpangan.
"Kami berharap seluruh peserta didik dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh selama penyuluhan ini dengan menjauhi narkoba, memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba," ujar Ropika.
Ia menambahkan, sekolah tidak hanya berfokus pada peningkatan prestasi akademik, tetapi juga berkomitmen membangun karakter peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, berprestasi, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Pelaksanaan MPLS SMA Negeri 1 Samadua tahun ini juga menghadirkan berbagai narasumber dari sejumlah instansi pemerintah sebagai bentuk sinergi dalam memberikan pembekalan kepada peserta didik baru.
Selain BNN Kabupaten Aceh Selatan, kegiatan tersebut turut melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas yang memberikan edukasi mengenai kesehatan remaja dan pola hidup sehat. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan memberikan materi mengenai kesiapsiagaan dan mitigasi bencana guna menumbuhkan kesadaran peserta didik dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan sekitar.
Melalui kolaborasi lintas instansi tersebut, SMA Negeri 1 Samadua berharap peserta didik memperoleh wawasan yang lebih luas, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam aspek kesehatan, keselamatan, dan pembentukan karakter.
Sekolah menegaskan komitmennya untuk terus menyelenggarakan MPLS yang edukatif, inspiratif, dan bermakna sebagai bekal awal bagi peserta didik baru dalam menempuh proses pendidikan, sejalan dengan moto SMA Negeri 1 Samadua,
"Cerdas, Berkarakter, Mandiri."
Laporan: Hartini
