Warga Pesisir Digegerkan Penemuan Jenazah Nelayan Hanyut di Perairan Rambang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Barsela24news.com

Lombok Timur, NTB – Suasana pesisir Lombok Timur mendadak geger setelah warga menemukan sesosok jenazah laki-laki mengapung di perairan Rambang, wilayah Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 08.00 Wita.

Korban diketahui bernama Sehar (53), seorang nelayan asal Timba Lindur, Desa Suryawangi, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama Sopian saat sedang melaut. Curiga melihat tubuh mengambang di tengah laut, Sopian mendekat dan memastikan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Ia kemudian meminta bantuan dua nelayan lain, Hamzah dan Jumadil, untuk mengevakuasi korban.

Ketiganya mengangkat jenazah ke atas sampan dan membawanya ke pesisir Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak. Setibanya di darat, peristiwa tersebut segera dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas setempat yang kemudian diteruskan ke petugas piket SPKT Polsek Keruak.

Menerima laporan tersebut, personel kepolisian langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, serta mengumpulkan keterangan sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi, mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait penyebab kematian korban dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat kepolisian.
"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Penanganan perkara ini sedang dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku," ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban. Belum ada keterangan resmi apakah korban meninggal akibat kecelakaan di laut atau faktor lainnya. Polisi juga masih melengkapi identifikasi serta mengumpulkan fakta-fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Laporan: Bagoes