Diplomasi HUT ke-4 BANGKIT: Pemkab Lombok Timur Komit Perjuangkan Peralihan PPPK Nakes Paruh Waktu ke Penuh Waktu

Barsela24news.com
 
Lombok Timur, NTB — Pengurus Pusat Barisan Pejuang Kesejahteraan Instansi Kesehatan (BANGKIT) menggelar audiensi dan silaturahmi strategis bersama Bupati Lombok Timur, Jumat (14/08/2026). Pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan ini bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-4 BANGKIT, sekaligus menjadi momentum penting dalam memperjuangkan kepastian status dan kesejahteraan ribuan tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat.
  
Dalam pertemuan tersebut, BANGKIT secara khusus mengangkat isu kejelasan regulasi serta skema peralihan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari paruh waktu menjadi penuh waktu. Hal ini dinilai sangat mendesak, mengingat ribuan tenaga kesehatan telah mengabdi selama bertahun-tahun di Kabupaten Lombok Timur.
 
Ketua Umum Pengurus Pusat BANGKIT, Amri Lasmana, S.Kep., menegaskan bahwa momentum HUT ke-4 bukan sekadar perayaan, melainkan penegasan atas hak yang layak diterima para nakes.
 
"Memasuki usia keempat ini, kami tidak hanya merayakan perjalanan organisasi, tetapi menagih kepastian. Kami ingin memastikan bagaimana skema, mekanisme, serta kejelasan sistem peralihan PPPK Paruh Waktu menuju Penuh Waktu di Kabupaten Lombok Timur. Para tenaga kesehatan membutuhkan kepastian hak dan status kerja yang layak atas pengabdian mereka."
 
Wakil Ketua Umum BANGKIT, Lalu Satria Wijaya, S.Kep., Ners., juga menyampaikan bahwa perjuangan kesejahteraan nakes adalah komitmen berkelanjutan yang membutuhkan sinergi erat dengan pemerintah daerah.
 
"Silaturahmi ini adalah bagian dari diplomasi dan ikhtiar tiada henti BANGKIT. Kami percaya, dengan komunikasi yang konstruktif bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, iklim kerja yang kondusif, adil, dan sejahtera bagi seluruh garda terdepan pelayanan kesehatan dapat terwujud secara nyata."
 
Diplomasi yang dibangun jajaran BANGKIT membuahkan hasil positif. Menanggapi aspirasi yang disampaikan, Bupati Lombok Timur Drs. H. Haerul Warisin, M.Si. memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para tenaga kesehatan sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah.
 
Bupati menyatakan akan memprioritaskan indikator usia dan masa kerja dalam proses pengangkatan serta peralihan status PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu. Skema ini diharapkan menjadi wujud keadilan bagi para tenaga kesehatan senior yang telah mendedikasikan hidupnya bertahun-tahun melayani masyarakat.
 
Melalui momentum HUT ke-4 ini, BANGKIT berharap kesepakatan dan komitmen positif dari Bupati Lombok Timur dapat segera ditindaklanjuti secara nyata melalui regulasi teknis yang jelas. Langkah ini diharapkan tidak hanya membawa kepastian status dan kesejahteraan bagi para tenaga kesehatan, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Lombok Timur.
 
Laporan: Bagoes