Barsela24news.com | Lombok Tengah, NTB – Selasa, 4 Agustus 2026 – Menyikapi isu yang beredar di tengah masyarakat mengenai dugaan adanya pungutan atau bayaran tambahan bagi petani yang membeli BBM menggunakan jerigen, awak media Barsela24News.com melakukan konfirmasi langsung ke SPBU Pertamina Mujur.
Kedatangan awak media disambut oleh Pengawas SPBU, Suhirman, yang memberikan penjelasan terkait berbagai informasi yang berkembang di masyarakat.
Menurut Suhirman, informasi mengenai adanya pungutan tambahan terhadap masyarakat yang membeli BBM menggunakan jerigen tidak benar.
"Tidak benar ada bayaran tambahan bagi masyarakat yang mengisi BBM menggunakan jerigen. Apabila memang ada petugas kami yang melakukan tindakan seperti itu, kami tidak akan segan memberikan teguran maupun sanksi sesuai ketentuan," tegasnya.
Selain isu pungutan tambahan, awak media juga mengonfirmasi rumor lain yang menyebut SPBU Mujur memberikan sejumlah uang kepada salah satu LSM.
Menanggapi hal tersebut, Suhirman membantah tudingan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kedatangan sejumlah rekan dari LSM ke SPBU hanya sebatas memberikan masukan agar operator lebih mengedepankan kualitas pelayanan serta menjaga kerapian lingkungan SPBU.
"Terkait isu adanya pemberian uang kepada LSM, itu hanya rumor yang tidak benar," ujarnya.
Suhirman juga menyampaikan apresiasi kepada Barsela24News.com yang memilih melakukan verifikasi secara langsung sebelum memberitakan isu yang berkembang.
"Kami berterima kasih atas kunjungan Media Barsela. Kami mengapresiasi media yang tidak mudah terpancing isu dan lebih mengedepankan konfirmasi agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap berimbang," katanya.
Di sisi lain, Barsela24News.com menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dengan tetap menjunjung tinggi prinsip jurnalistik, yaitu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan tidak merugikan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Suhirman juga berharap awak media dapat bertemu langsung dengan pimpinan SPBU Mujur untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut. Namun, menurutnya, pimpinan sedang memiliki agenda lain sehingga belum dapat hadir di lokasi.
"Kami akan mengupayakan agar rekan-rekan media dapat bertemu langsung dengan pimpinan kami pada kesempatan berikutnya," tutup Suhirman.
Laporan: Jamiri Loteng
