ACEH SELATAN — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Selatan sejak Sabtu sore memicu tanah longsor yang menutup total badan jalan penghubung Kecamatan Kluet Tengah dengan Kecamatan Kluet Utara. Akibatnya, akses transportasi antarwilayah tersebut terganggu dan kendaraan roda dua dilaporkan belum dapat melintas.
Peristiwa longsor itu dilaporkan terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut selama berjam-jam. Kondisi tebing yang labil diduga menyebabkan material tanah dan batu dari lereng menimbun badan jalan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, hingga Minggu (25/10/2026), material longsor masih menutup akses jalan sehingga menghambat mobilitas masyarakat yang hendak bepergian ke kecamatan tetangga.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Damkar 08 Kluet Tengah, Mulia Nanda, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, petugas telah bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan bersama masyarakat.
“Benar ada longsor di jalan gunung, akibat hujan deras semalam. Saat ini kawan-kawan sudah menuju ke lokasi untuk membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan bersama masyarakat dan petugas,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, aktivitas warga terganggu. Sejumlah masyarakat yang hendak melintasi jalur penghubung kedua kecamatan itu terpaksa menunda perjalanan karena kondisi jalan belum dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda Empat.
Upaya pembersihan material longsor diharapkan dapat segera membuka kembali akses transportasi masyarakat. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lebih lanjut mengenai waktu penyelesaian pembersihan dan normalisasi jalan.
Masyarakat yang hendak melintasi kawasan tersebut diimbau untuk berhati-hati, terutama apabila hujan kembali turun, mengingat kondisi tebing yang labil berpotensi menimbulkan longsor susulan.
Laporan: Hartini
