SENA MUDA dan GPA Aceh Barat Bantu Korban Banjir: Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Kaway XVI

Barsela24news.com

Aceh Barat, 29 November 2025 – Gerakan pemuda di Aceh kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap korban bencana. Melalui agenda kemanusiaan SENA PEDULI #MUDATANGGAPBENCANA, komunitas SENA MUDA berkolaborasi dengan PD Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Aceh Barat menyalurkan bantuan logistik senilai total Rp 5.000.000 (Lima Juta Rupiah) kepada masyarakat yang terdampak banjir.

Bantuan ini secara khusus diserahkan kepada masyarakat di Gampong Padang Mancang, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, salah satu wilayah yang mengalami kerusakan signifikan akibat bencana banjir yang terjadi baru-baru ini.

Proses penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dan langsung kepada perwakilan masyarakat Gampong Padang Mancang. Dalam kegiatan ini, rombongan dipimpin langsung oleh Ketua PD GPA Aceh Barat, Muhammad Fawazul Alwi, didampingi oleh Mitra Penghubung, Imam Mufakkir.

Muhammad Fawazul Alwi, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian nyata dari generasi muda. "Banjir telah merendam rumah dan melumpuhkan aktivitas saudara-saudara kita. Melalui program SENA PEDULI dan kolaborasi ini, kami berharap bantuan logistik senilai Rp 5 juta ini dapat sedikit meringankan beban dan membantu proses pemulihan bagi warga Padang Mancang," ujar Fawazul.

Sementara itu, Imam Mufakkir selaku Mitra Penghubung, menekankan pentingnya peran pemuda dalam situasi darurat. "SENA MUDA bersama GPA Aceh Barat berkomitmen untuk selalu hadir dan tanggap dalam setiap kondisi bencana. Inisiatif #MUDATANGGAPBENCANA ini adalah panggilan bagi semua pemuda untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat," tambahnya.

Masyarakat Gampong Padang Mancang menyambut baik dan menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang cepat disalurkan tersebut. Bantuan logistik yang diserahkan meliputi kebutuhan pokok seperti bahan makanan, air mineral, dan perlengkapan kebersihan yang sangat dibutuhkan pasca-banjir.

Aksi ini menjadi contoh positif bagaimana sinergi antara komunitas pemuda dan organisasi daerah dapat bergerak cepat dan efektif dalam memberikan respons kemanusiaan di wilayah yang tertimpa musibah.

(Rousi Dzahbina)