Aceh Selatan,- Ayah dari Almarhum Sultan Al Fatih, Bairuzal menuding keterangan yang disampaikan oleh Dokter di puskesmas Meukek tersebut tidak lah benar, karena Dokter tidak memeriksa dengan menyentuh bagian tubuh anak saya terutama dibagian yang sakit saat telinga sebelah kiri anak saya mengeluarkan cairan darah dan nanah .
Lanjut nya, Istri saya (fajerul hikmah) pernah meminta agar anak saya dirujuk ke rumah sakit tapaktuan kepada dokter, pata Kamis 1 januari 2026, tetapi dokter tidak menjawab.
Kemudian istri saya kembali meminta rujukan kepada perawat pada hari jum'at tanggal 2 januari 2026, agar anak saya dirujuk ke RS Tapaktuan, tapi jawaban perawat "maaf ya kak kami tidak bisa sembarangan ngasih surat rujukan, kami cuma dengar arahan dan perintah dari atasan. kalau kata dokternya kasih obat, kami kasih obat, kalo kata dokter disuntik, kami suntik "kami minta maaf ya kak" kata perawat.
Setelah itu, masih pada hari yang sama dan perawat yang sama masuk lagi ke ruangan rawat inap anak kami, perawat tersebut menyarankan agar anak dibawa pulang, jangan dibawa kemana mana, jangan dibawa ke klinik atau kemanapun. bawa pulang, kompromi dengan keluarga, kemudian bawa langsung ke UGD RS Tapaktuan jumpai dokter spesialis anak. demikian kata perawat kepada istri saya.
istri saya menjawab "oohh iyalah kak makasih" jawab istri saya kepada perawat.
Saran perawat tersebut kami ikuti pulang membawa anak untuk dibawa ke RS Tapaktuan tanpa surat rujukan dari dokter puskesmas.
setelah itu kami langsung pulang bahkan perawat tersebut tembantu istri saya memakaikan kain gendongan anak kepada istri saya saya.ucapnya kepada media Barsela24News.com, Rabu (07/01/2026), melalui pesan Whatsapp.
Saat kami coba menanyakan siapa nama perawat yang tempat istrinya meminta rujukan tersebut, ayah korban menjawab saya tidak tau namanya.
Sampai berita tudingan dari ayah Almarhum ini tayang kami dari pihak media belum berhasil mengetahui siapa nama perawat tersebut. (*)
Laporan: Hartini
