LOMBOK tengah. (NTB) Selasa 27/01/2026 – Ketua Gerakan pengawal Suara Rakyat (Gapura) Cabang Lombok Timur, Sarapudin, melontarkan kritik pedas terhadap lambannya realisasi
pembangunan Jembatan Dusun Orong Bukal yang terletak di Desa Sepapan. Hingga saat ini, proyek yang menjadi tumpuan akses masyarakat tersebut dinilai masih sekadar janji manis tanpa eksekusi nyata di lapangan.
Kekecewaan ini memuncak mengingat jembatan tersebut merupakan jalur vital bagi mobilitas ekonomi dan sosial warga desa. Sarapudin menegaskan bahwa masyarakat sudah terlalu lama bersabar menunggu kepastian dari pihak terkait, namun pembangunan yang diharapkan tidak kunjung menampakkan kemajuan.
11 Mei 2025 Lalu kami sudah mulai Mengingatkan namun belum ada resfon. "Kami sangat geram melihat kondisi ini. Jembatan Orong Bukal bukan sekadar infrastruktur tambahan, tapi urat nadi bagi warga Desa Sepapan. Jika terus terkatung-katung seperti ini, yang dirugikan adalah rakyat kecil," ujar Sarapudin dengan nada tinggi saat ditemui di lokasi.
Sorotan Utama Ketua gerakan Pengawal Suara rakyat (GAPURA) Lotim. Ketidak jelasan Anggaran: Gapura mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal anggaran yang seharusnya sudah dialokasikan untuk jembatan tersebut. Lumpuhnya akses jembatan membuat biaya transportasi warga meningkat dan menghambat distribusi hasil pertanian. Janji yang Diabaikan: Pihak Gapura mencatat
beberapa kali janji realisasi telah dilemparkan ke publik, namun faktanya di lokasi hanya ditemukan puing dan ketidak pastian. Lebih lanjut, Sarapudin memperingatkan pemerintah agar tidak menutup mata terhadap kebutuhan mendesak ini. Gapura Lotim berjanji akan terus mengawal isu ini dan tidak ragu untuk melakukan aksi besar jika tuntutan masyarakat tidak segera dijawab dengan langkah konkret. "Kami tidak butuh alasan teknis yang berbelit-belit. Yang kami butuhkan adalah alat berat bekerja dan jembatan berdiri. Jangan sampai menunggu ada korban atau kemarahan warga meledak baru pemerintah bertindak," tegasnya menutup pembicaraan.
Gabungan Pemuda Rakyat (Gapura) adalah organisasi kemasyarakatan yang berfokus pada pengawasan kebijakan publik dan pendampingan hak-hak masyarakat di wilayah Lombok Timur.
(MKR) Lombok tengah (NTB).
Laporan: Dimaskurhadi
