Petani dan Penyuluh Kaway XVI Aceh Barat Sampaikan Terima Kasih kepada Presiden dan Mentan RI

Barsela24news.com

 


ACEH BARAT, 7 Januari 2026 – Keluarga besar petani dan penyuluh pertanian di Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, menyampaikan apresiasi yang mendalam dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertanian RI. Hal ini menyusul pengumuman resmi keberhasilan Indonesia dalam mencapai kembali Swasembada Pangan pada tahun 2025.


Pernyataan syukur tersebut disampaikan secara kolektif saat mengikuti acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan secara daring (hybrid) dari Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kaway XVI, Rabu (7/1). Acara pusat sendiri dipusatkan di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang dihadiri langsung oleh pimpinan negara.


Sinergi Pusat dan Daerah Kegiatan di BPP Kaway XVI dihadiri oleh Koordinator BPP Kaway XVI, seluruh penyuluh pertanian lapangan, jajaran pengurus Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), serta para tokoh petani setempat. Meski terpisah jarak ribuan kilometer dari pusat acara di Karawang, suasana khidmat dan bangga menyelimuti aula pertemuan saat pengumuman swasembada dibacakan.


"Pencapaian swasembada tahun 2025 adalah buah dari kerja keras kolektif. Kami di tingkat kecamatan merasakan betul dampak positif dari kebijakan Bapak Presiden dan terobosan Bapak Menteri Pertanian, terutama dalam penyediaan sarana produksi dan pendampingan teknis yang masif," ujar Koordinator BPP Kaway XVI dalam keterangannya.


Dampak Nyata di Tingkat Petani Tokoh petani Kaway XVI yang hadir menyatakan bahwa dukungan alat mesin pertanian (alsintan) dan kepastian stok pupuk sepanjang tahun 2025 menjadi faktor kunci peningkatan produktivitas di wilayah mereka. Capaian swasembada ini dinilai sebagai tonggak sejarah baru dalam memperkuat ketahanan nasional dan kesejahteraan petani di daerah.


KTNA Kecamatan Kaway XVI juga menegaskan kesiapannya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keberlanjutan swasembada ini. Mereka berharap momentum ini menjadi pemacu semangat bagi para petani muda (petani milenial) di Aceh Barat untuk lebih inovatif dalam mengelola lahan pertanian.


Laporan : Muhammad Fawazul Alwi