Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal melaksanakan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Mandalika Bertais, yang menyasar agen bahan pokok di beberapa toko/ kios ataupun lapak pedagang, giat di laksanakan pada pukul 07.30 wita, Selasa (10/2/2026). Foto: (Ist)
Mataram, NTB - Pasar Mandalika Bertais - Satuan Petugas Sapu Bersih (SATGAS SABER) Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Tahun 2026 mendampingi Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal melaksanakan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Mandalika Bertais, yang menyasar agen bahan pokok di beberapa toko/ kios ataupun lapak pedagang, giat di laksanakan pada pukul 07.30 wita, Selasa (10/2/2026).
Selain Dinas Perdagangan Provinsi NTB dan Dinas Perdagangan Kota Mataram turut serta beberapa OPD (Stakeholder) terkait baik dari Pemerintah Provinsi NTB dan Kota Mataram, Pihak Bank Indonesia (BI), Jajaran Dirreskrimsus Polda NTB serta dari Polresta Mataram, Bulog Wilayah NTB, yang juga tergabung dalam SATGAS SABER tersebut.
Pantauan Gubernur NTB hari ini di fokuskan pada harga cabai di NTB, khususnya di Kota Mataram yang mengalami lonjakan signifikan per hari ini 10 Februari 2026, mencapai Rp90.000,- s.d Rp95.000,- per kg dari hari kemarin Senin 9 Februari 2026 dikarenakan anomali cuaca ekstrem. Sementara itu, harga minyak goreng relatif stabil, dengan harga minyak goreng curah Rp17.500 per liter dan minyak goreng premium Rp18.975 per liter, meski tetap dalam pengawasan Dinas Perdagangan Provinsi NTB maupun Kota Mataram serta untuk pasokan barang kebutuhan pokok secara umum menjelang datangnya bulan puasa Ramadan beberapa hari kedepan relatif aman.
Pemerintah Daerah mengimbau masyarakat tidak panik, memantau harga, dan berencana mengadakan Kegiatan Pasar Rakyat di beberapa wilayah. Masyarakat disarankan bijak berbelanja dan memantau perkembangan harga di pasar lokal.
Sri Wahyunida sebagai Kepala Bidang Pengendalian Harga Barang Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Kota Mataram menyampaikan kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stok dan harga barang kebutuhan pokok terutama beras, cabai, bawang merah, bawang putih dan minyak goreng menjelang bulan puasa Ramadan dalam beberapa hari ke depan dapat terpenuhi untuk wilayah Kota Mataram khususnya dan NTB pada umumnya mengingat Pasar Mandalika Bertais adalah pasar induk.
“Jadi hari ini kami turun memantau kiranya kebutuhan barang pokok terutama beras, cabai, bawang merah, bawang putih dan minyak goreng tersedia dan cukup. Untuk sebagian besar beras dan minyak goreng berasal dari Bulog terutama SPHP dan Minyakita,” ujarnya.
“Harapan kami sebagai salah satu bagian dari Satuan Petugas Sapu Bersih (SATGAS SABER) Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Tahun 2026, stok beras, cabai, bawang merah, bawang putih dan minyak goreng menjelang Bulan Puasa Ramadan dapat terpenuhi untuk wilayah Kota Mataram khususnya dan NTB pada umumnya dengan harga tetap stabil,” tutupnya.
Sementara itu Kepala Pasar Mandalika Anugrahadi menjelaskan ada 18 pengecer utama yang sudah bermitra dengan Bulog., dengan jumlah pasokan maksimal 2 ton beras SPHP untuk 1 minggu dengan harga jual di tingkat konsumen akhir antara Rp58.000,- s.d Rp60.000,- per pcs kemasan 5 kg serta memastikan proses transaksi tetap memakai aplikasi klik SPHP dan juga Minyakita dengan jumlah pasokan 30 karton/ dus isi 12 liter dengan harga jual di konsumen akhir tidak lebih dari Rp15.700,- per liter sesuai HET. Ungkapnya. (Tim)
