Lombok Timur, NTB– Langit Ramadhan di Lombok Timur bersinar lebih terang! Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Barat (Kanwil Ditjenpas NTB) baru saja menggelar Safari Ramadhan yang penuh makna, merajut kebersamaan, dan menebar kepedulian di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Selong. Acara yang berlangsung pada Selasa,(10/3/2026), ini bukan sekadar rutinitas, melainkan pesta spiritual yang menyentuh hati di Dusun Menanga Baris, Desa Gunung Malang, Pringgabaya.
Kemeriahan dimulai sejak pagi, saat Lapas Selong dan Rutan Praya dengan bangga menyambut kedatangan Kepala Kanwil Ditjenpas NTB, Bapak Anak Agung Gde Krisna, beserta rombongan dan jajaran Kepala UPT Pemasyarakatan se-NTB. Suasana kekeluargaan langsung terasa, mencairkan sekat-sekat formalitas dalam balutan nuansa Ramadhan yang hangat.
Namun, Safari Ramadhan ini jauh lebih dari sekadar pertemuan jajaran. Ia menjelma menjadi jembatan kebaikan, diisi dengan serangkaian kegiatan yang memancarkan semangat berbagi:
- Berkah Takjil untuk Sesama: Ratusan takjil lezat dibagikan kepada masyarakat sekitar lokasi SAE, menghadirkan senyum dan kebahagiaan di waktu berbuka puasa. Sebuah gestur sederhana yang menguatkan tali silaturahmi.
- Apresiasi Penuh Cinta untuk Warga Binaan: Lomba-lomba Ramadhan menjadi ajang bagi warga binaan untuk menunjukkan bakat dan semangat positif mereka. Hadiah-hadiah istimewa dibagikan, bukan hanya sebagai pengakuan atas partisipasi, tetapi juga sebagai penyemangat untuk terus berbenah dan berkarya.
- Indahnya Buka Puasa Bersama: Puncak acara ditutup dengan buka puasa bersama yang khidmat dan akrab. Dalam kebersamaan, semua larut dalam doa dan hidangan, memperkuat rasa persaudaraan yang tak lekang oleh waktu.
Kalapas Selong, Bapak Sudirman, tak kuasa menyembunyikan kebahagiaannya. “Kami sangat terhormat menjadi tuan rumah Safari Ramadhan Kanwil Ditjenpas NTB. Ini adalah momentum berharga bagi kami untuk terus menyemai kebaikan, mempererat hubungan, dan menghadirkan pembinaan yang benar-benar menyentuh jiwa warga binaan. Kehadiran Bapak Kakanwil adalah suntikan motivasi luar biasa bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di Lapas Selong,” ujarnya dengan penuh semangat.
Senada dengan itu, Kepala Kanwil Ditjenpas NTB, Bapak Anak Agung Gde Krisna, menegaskan bahwa Ramadhan adalah panggilan untuk melipatgandakan kepedulian. “Bulan Ramadhan adalah anugerah. Melalui kegiatan ini, kita bukan hanya merekatkan persaudaraan antar jajaran pemasyarakatan, tetapi juga mengulurkan tangan kepada masyarakat. Saya berharap seluruh UPT Pemasyarakatan di NTB dapat terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis, dengan pondasi nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan yang kuat,” tegasnya, menginspirasi semua yang hadir.
Safari Ramadhan ini ditutup dengan kesan mendalam, meninggalkan jejak keakraban, kepedulian, dan komitmen kuat jajaran pemasyarakatan NTB untuk menjadikan bulan suci ini sebagai ladang amal dan perubahan positif. Sebuah perayaan Ramadhan yang tak hanya indah, tapi juga penuh arti.
Laporan : Bagoes
