Aceh Selatan – Suasana religius dan penuh kekhusyukan menyelimuti Desa Tutong, Kecamatan Labuhan Haji Barat Kabupaten Aceh Selatan Jumat (3/4/2026). Ratusan masyarakat tumpah ruah menghadiri tabligh akbar yang menghadirkan dai muda kebanggaan Aceh , Tgk. Habibie Nawawi.
Momentum ini dimanfaatkan H. Mirwan MS untuk mengajak generasi muda meneladani sosok dai berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah di kancah nasional melalui ajang Akademi Sahur Indonesia (AKSI) 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri H. Baital Mukadis, unsur Forkopimda, para ulama, serta tokoh masyarakat. Kehadiran Tgk. Habibie menjadi magnet tersendiri, dengan antusiasme warga yang ingin mendengar langsung tausiyah dari sosok yang tengah naik daun tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Mirwan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi tinggi atas capaian Tgk. Habibie Nawawi. Menurutnya, prestasi itu bukan hanya kebanggaan pribadi, melainkan representasi kualitas pendidikan keagamaan di Aceh Selatan.
“Kehadiran Tgk. Habibie bukan sekadar sebagai penceramah, tetapi simbol keberhasilan generasi muda Aceh Selatan dalam membawa nilai-nilai Islam ke panggung yang lebih luas,” ujar Mirwan.
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa daerah yang dikenal religius ini mampu melahirkan generasi unggul dan berdaya saing nasional.
Karena itu, ia mendorong pentingnya keseimbangan antara pendidikan formal dan pemahaman agama dalam membentuk karakter generasi muda.
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa daerah yang dikenal religius ini mampu melahirkan generasi unggul dan berdaya saing nasional.
Karena itu, ia mendorong pentingnya keseimbangan antara pendidikan formal dan pemahaman agama dalam membentuk karakter generasi muda.
Lebih lanjut, Mirwan berharap tabligh akbar ini menjadi pemantik semangat bagi para pemuda untuk terus menuntut ilmu, memperkuat akhlak, serta aktif dalam syiar Islam.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Tgk. Habibie Nawawi mengajak masyarakat untuk memperkuat keimanan di tengah dinamika zaman. Ia menekankan pentingnya menjadikan ilmu sebagai landasan hidup, serta menjaga persatuan dan ukhuwah Islamiyah.
Menurutnya, tantangan zaman yang semakin kompleks harus dihadapi dengan iman yang kokoh dan amal kebaikan yang terus ditingkatkan.
Kegiatan tabligh akbar berlangsung khidmat hingga akhir acara. Masyarakat tampak khusyuk mengikuti setiap rangkaian, mulai dari sambutan hingga tausiyah yang sarat pesan moral dan spiritual.
Melalui kegiatan ini, selain mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, juga diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai keagamaan serta mendorong terwujudnya Aceh Selatan yang religius, produktif, dan berkeadaban. (Red)

