Lombok Timur, NTB – Pasca diberlakukannya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), tim gabungan yang terdiri dari Kanit Intelijen Keamanan (IK) dan Bhabinkamtibmas Polsek Sukamulia Desa Dasan Lekong, melakukan pemantauan langsung di Pasar Tradisional Dasan Lekong.
Kegiatan pengecekan harga sembilan bahan pokok (sembako) ini dilaksanakan pada Senin, (20/4/ 2026), pukul 10.15 WITA, guna memantau perkembangan harga kebutuhan sehari-hari di masyarakat.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, tercatat terjadi penyesuaian harga pada sejumlah komoditas penting. Para pedagang mengakui bahwa kenaikan harga ini terpaksa dilakukan karena harga pasokan dari distributor dan pengepul juga melonjak tinggi.
Berikut adalah rincian harga yang berlaku saat ini di Pasar Dasan Lekong:
- Gas LPG 3 Kg: Rp 22.000 – Rp 25.000
- Cabai Merah: Rp 70.000 per Kg
- Bawang Merah: Rp 35.000 per Kg
- Bawang Putih: Rp 40.000 per Kg
- Tomat: Rp 20.000 per Kg
- Beras Kualitas 46: Rp 15.000 per Kg
- Minyak Goreng Curah: Rp 25.000 per Kg
- Minyak Goreng Kemasan: Rp 21.000 – Rp 23.000 per Liter
- Gula Pasir: Rp 20.000 per Kg
- Telur Ayam: Rp 55.000 – Rp 60.000 per Keranjang
(Harga komoditas lain seperti jagung, tepung-tepungan, garam, dan kopi juga turut mengalami penyesuaian sesuai kebutuhan pasar).
Para pedagang menjelaskan bahwa kenaikan harga ini merupakan langkah terpaksa demi kelangsungan usaha mereka.
"Kami menaikkan harga sedikit saja karena harga beli dari distributor sudah mahal. Ditambah lagi harga plastik pembungkus juga ikut naik. Jika tidak disesuaikan, kami bisa rugi," ungkap salah satu pedagang.
Khusus untuk harga sayuran seperti cabai, tomat, dan terong, kenaikan cukup signifikan dikarenakan faktor musim. Saat ini petani di wilayah Sukamulia rata-rata baru memasuki masa tanam, sehingga pasokan dari panen lokal masih sangat minim.
Kapolsek Sukamulia, AKP Paturrahman, S.AP., memberikan tanggapan terkait hasil pemantauan tersebut:
"Kami terus melakukan pemantauan secara rutin di pasar-pasar tradisional untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan barang atau kenaikan harga yang tidak wajar yang merugikan masyarakat. Dari hasil pengecekan hari ini, kenaikan harga yang terjadi masih dalam batas yang wajar dan dapat dijelaskan oleh para pedagang, baik karena kenaikan biaya pasokan maupun faktor musim untuk komoditas tertentu."
AKP Paturrahman, S.AP, juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk mengawasi perkembangan harga ke depannya.
"Kami mengimbau kepada seluruh pedagang untuk tetap menjaga kestabilan harga dan tidak melakukan spekulasi. Sementara itu, kepada masyarakat, kami mohon tetap tenang karena situasi di wilayah Kecamatan Sukamulia saat ini masih aman dan kondusif. Jika ditemukan adanya indikasi penimbunan atau kenaikan harga yang tidak wajar, kami menghimbau masyarakat untuk segera melaporkannya ke petugas yang berwenang agar dapat ditindaklanjuti dengan tegas."
Meskipun terjadi kenaikan harga di berbagai komoditas, situasi dan kondisi di Pasar Dasan Lekong serta wilayah Kecamatan Sukamulia secara umum masih terpantau aman dan kondusif. Masyarakat terlihat tetap beraktivitas seperti biasa tanpa adanya gejolak atau keresahan yang berarti.
Polsek Sukamulia akan terus melakukan pemantauan rutin guna memastikan ketersediaan barang dan kestabilan harga demi kenyamanan bersama.
Laporan : Bagoes
