Tambang Ilegal Kian Menggila, Ketua Pemuda Pancasila L. Sandi LB Semprot APH dan Pemda: “Jangan Tutup Mata!”

Barsela24news.com
Ketua Pemuda Pancasila Sumbawa, L. Sandi LB. Foto: (Ist)

Sumbawa Besar 21 April 2026— Aktivitas tambang emas ilegal kembali marak dan kian tak terkendali di sejumlah wilayah Kabupaten Sumbawa.

 Kondisi ini memicu kemarahan publik, termasuk dari Ketua Pemuda Pancasila, L. Sandi LB, kepada Barsela24News.com Senin 20/04/26 ,yang melontarkan pernyataan keras dan tajam kepada Aparat Penegak Hukum (APH) serta Pemerintah Daerah (Pemda).

Menjamurnya aktivitas tambang emas ilegal yang beroperasi tanpa izin resmi dan diduga berlangsung secara terbuka tanpa tindakan tegas dari pihak berwenang." Tegas Sandi

Ketua Pemuda Pancasila L. Sandi LB sebagai pihak yang menyuarakan kritik keras, ditujukan kepada APH dan Pemda Kabupaten Sumbawa

Disampaikan dalam beberapa hari terakhir seiring meningkatnya laporan masyarakat terkait aktivitas tambang ilegal.

Sejumlah titik di wilayah Kabupaten Sumbawa yang diduga menjadi lokasi aktivitas tambang emas ilegal."Urainya

Karena lemahnya pengawasan, minimnya penindakan, serta dugaan pembiaran yang membuat aktivitas ilegal ini terus berkembang dan merusak lingkungan serta tatanan hukum." Ujar sandi

Menurutnya aktivitas tambang ilegal dilakukan secara terang-terangan, menggunakan alat berat dan melibatkan banyak pihak, namun seolah luput dari pengawasan aparat.

Dalam pernyataannya,  menegaskan bahwa kondisi ini tidak bisa terus dibiarkan. Ia menilai ada indikasi kelalaian serius dari pihak berwenang."Jelasnya

“Jangan sampai masyarakat menilai APH dan Pemda tutup mata atau bahkan tidak berdaya menghadapi praktik ilegal ini. Negara tidak boleh kalah dengan pelaku tambang ilegal,” ketusnya

Ia juga mendesak agar dilakukan langkah konkret dan terukur, bukan sekadar wacana atau penertiban sesaat yang tidak menyentuh akar persoalan.
“Kalau tidak ada tindakan nyata, maka ini akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di daerah." Terang Sandi

 Lingkungan rusak, masyarakat dirugikan, dan hukum dipermainkan,
Selain itu, ia meminta transparansi terkait izin pertambangan rakyat (IPR) yang hingga saat ini masih sangat terbatas, sementara aktivitas ilegal justru semakin meluas.

Contohnya dikecamatan Lantung, beberapa saat ini TAMBANG ILEGAL 
Tentunya ini adalah ulah dari pemain bisnis dari material MINYAK DAN ALAT BERAT YG UPETI TERINDIKASI DIBERIKAN KEPADA SANG PENGUASA (WALLAHU ALAM). Begitu pula terhadap pemain tambnag ILEGAL yang berdatangan dari Aseng.

Diminta kepada APH dAN PIHAK IMIGRASI untuk diperiksa keberadaannya di tanah samawa ini. Dan tegas kami kepada PEMEGANG IZIN IPR pun agar PEMERINTAH DAPAT MENINJAU KEMBALI  

L. Sandi LB menutup pernyataannya dengan peringatan keras:
“Jika dibiarkan, ini bukan hanya soal tambang ilegal, tapi soal wibawa negara yang dipertaruhkan.

 Kami tidak akan diam.”
Situasi ini kini menjadi sorotan publik, dan masyarakat menunggu langkah tegas dari APH serta Pemda untuk membuktikan bahwa hukum masih berdiri tegak di Kabupaten Sumbawa. (BR)